Kabupaten Bekasi Keluar Sebagai Juara Umum Porprov XIV

PENCET TOMBOL: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi sejumlah kepala daerah, memencet tombol saat penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar 2022, yang keluar sebagai Juara Umum adalah Kabupaten Bekasi. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kabupaten Bekasi resmi dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar 2022, yang merupakan kerjasama seluruh pihak dan membuktikan Kabupaten Bekasi tidak jago kandang.

Raihan Juara Umum pada event yang digelar setiap empat tahunan ini, menjadi bukti bahwa adanya pembinaan kepada para atlet cabang olahraga (cabor), selama bertahun-tahun dalam membangun kebersamaan untuk mencapai satu tujuan, yaitu menjadi Juara Umum.


Kemenangan ini juga membawa dua catatan bersejarah bagi Kabupaten Bekasi. Pertama, torehan medali yang didapat menjadi yang tertinggi di sepanjang perjalanan kontingen Swatantra Wibawa Mukti mengikuti Porprov (sebelumnya Porda).

Kedua, Kabupaten Bekasi meraih juara umum bukan di daerah sendiri.


Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan menuturkan, kemenangan ini merupakan kemenangan sang juara sejati.

“Gelar Juara Umum pada Porprov kali ini mencetak dua sejarah, pertama menjadi juara umum di luar daerah Kabupaten Bekasi, artinya para pegiat olahraga atau atlet bukan jago kendang, melainkan juara sejati. Ini kemenangan warga Kabupaten Bekasi,” ucap Dani dalam konferensi pers usai upacara penutupan Porprov 2022 di Ciamis, akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bekasi berhasil merebut 451 medali dengan rincian, 189 emas, 139 perak dan 123 perunggu. Unggul jauh dari pesaing terdekat sekaligus juara sebelumnya, Kabupaten Bogor, yang hanya mampu meraih 392 medali (139 emas, 130 perak dan 123).

Hasil ini pun mengalahkan perolehan medali Kabupaten Bekasi saat menjadi juara umum pada 2014 lalu. Ketika itu, kontingen Kabupaten Bekasi meraih 387 medali, yakni 154 emas, 118 perak dan 115 perunggu.

Dani mengatakan, kemenangan sebagai Juara Umum ini merupakan hasil dari perjuangan panjang KONI Kabupaten Bekasi didukung Dispora Kabupaten Bekasi dalam membina para atlet. Bahkan, program kemenangan juara umum ini telah digulirkan sejak beberapa tahun lalu.

Melalui sport intelligence, Kabupaten Bekasi fokus memantau perkembangan atlet serta memetakan kekuatan setiap cabor. Komitmen untuk mengikat para atlet pun dilakukan sejak lama, hingga melahirkan loyalitas dan militansi di arena pertandingan.

“Pertama dan paling utama, kami sudah melakukan strategi sport intelligence, kami amati kekuatan atlet per cabor dari daerah lain. Dan disitu kami membangun kekuatan dan membangun komitmen. Di situ kami bekerja keras untuk mengikat semua atlet,” ujar Dani.

Menurutnya, salah satu kekuatan lain dari Kabupaten Bekasi, yakni dukungan dari seluruh pihak. Seluruh organisasi perangkat daerah diterjunkan untuk mendampingi sekaligus mendukung para atlet dalam bertanding.

Kemudian, terkait bonus bagi para atlet, Dani memastikan komitmen yakni Rp 100 juta untuk medali emas. Bahkan, dia tengah mengupayakan agar pemerintah turut menanggung pajak, sehingga bonus yang diterima atlet utuh.

“Sesuai dengan komitmen kami, Insya Allah tidak akan berkurang dari bonus yang diberikan. Sesuai peraturan perundangan, bonus itu dipotong pajak, tapi karena komitmen kami, diupayakan agar pajaknya juga ditanggung oleh pemerintah, sehingga diterima utuh para atlet,” terang Dani.

Hal serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah. Dia memastikan, bonus untuk para atlet akan dianggarkan pada 2023.

“Alhamdulillah sudah menjadi Juara Umum, dan ini kerja keras semua pihak. Singkat cerita, di satu sisi kita bahagia, di sisi lain kami harus berjibaku juga menambahkan anggaran. Sebagai komitmen bonusnya tidak akan tertunda. Tanpa ada potongan,” ucap Holik.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi Hasan menambahkan, prestasi juara umum ini tidak diraih dengan mudah. Perlu setidaknya empat tahun untuk membangun program pelatihan menuju Porprov XIV Jabar 2022. Dengan komitmen terhadap atlet dan pembinaan secara berkesinambungan, hasil terbaik pun berhasil diraih.

“Jadi sejak 2019 kami sudah merencanakan untuk program kerja empat tahunan, karena titik performance KONI itu bagaimana menggapai prestasi tertinggi di Porprov. Persiapan yang panjang itu, dan tidak terlepas dari kegigihan para atlet, kemenangan itu bisa diraih kembali,” bebernya.

Secara khusus, Reza menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berjuang di lapangan.

“Buat atlet, pelatih dan cabor, saya tidak bisa berkata apa-apa kecuali mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas prestasi yang diberikan untuk Kabupaten Bekasi, dan kalian sangat luar biasa,” tutup Reza. (and/adv)