Ketua FPRB Sesalkan Lembaga Kemanusiaan Dipolitisasi  

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bekasi Tuti Yasin menyesalkan adanya oknum pengurus di tingkat kecamatan yang telah menciderai lembaga kemanusiaan untuk kepentingan tertentu.

Sebagaimana diketahui telah beredar melalui aplikasi WhatsApp, video berdurasi 1.04 menit adanya pernyataan tegas seseorang yang mendesak Pj Bupati Bekasi dan Sekda untuk memberikan kepercayaan kepada putra daerah Kabupaten Bekasi dalam hal pengisian organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong di Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi.


“Saya katakan. Video tersebut hanyalah oknum yang kurang bertanggung jawab. Adanya pernyataan itu sangat tidak sesuai. Sebab dari awal sejak FPRB tingkat kabupaten dan kecamatan dibentuk adalah untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan. Khususnya untuk masalah kebencanaan,” ucapnya.

BACA JUGA: Nilai Rekam Jejak Calon Kepala OPD Dipublikasikan


Tuti menyampaikan, adanya pernyataan sikap tersebut yang mengatasnamakan 23 ketua kecamatan se Kabupaten Bekasi. Hal itu juga hanya klaim semata. Sebab tidak seluruhnya ada ketua di 23 kecamatan.

“Jadi ini tidak benar. Tanpa adanya koordinasi terkait intervensi kebijakan penempatan posisi orang Bekasi. Bukannya juga saya tidak mendukung orang Bekasi, tapi semua itu kan ada prosedur dan regulasi yang harus ditempuh. Jadi saya sangat menyesalkan adanya orang orang kurang bertanggung jawab menggunakan lembaga FPRB yang untuk hal kemanusiaan malah digunakan untuk kepentingan golongan,” sesal Tuti.

Kemudian, adanya pernyataan tersebut sebagai Ketua FPRB Kabupaten Bekasi, Tuti mengaku tidak ada komunikasi dengan dirinya.”Saya sama sekali tidak mengetahuinya karena tidak ada komunikasi terlebih dahulu. Kami sedang fokus bagaimana membantu saudara kita gempa di Cianjur. Namun malah ada pernyataan yang menurut saya tidak etis. Kalau memang mau ada pernyataan tolong lah jangan gunakan lembaga kemanusiaan (FPRB,Red),” tegasnya.(and)