Remaja 16 Tahun di Cibarusah Dicabuli Orang Dekat

MUSYAWARAH: Petugas Polsek Cibarusah melakukan musyawarah mengenai kasus pencabulan bersama kedua belah pihak, Rabu (4/1). ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Remaja asal Cibarusah, SA (16), menjadi korban pencabulan oleh orang dekatnya, D (17) dan F (17). Korban merupakan pelajar MTs,  sedangkan terduga pelaku pelajar SMK di wilayah yang sama. Aksi pencabulan ini dilakukan oleh terduga pelaku sebanyak dua kali di rumah kosong yang berada di Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Pada Selasa (3/1/) kemarin, orangtua korban mendatangi rumah terduga pelaku yang melakukan pencabulan. “Hari ini pihak keluarga korban bersama dengan RT/RW mendatangi rumah pelaku untuk musyawarah. Namun tidak tercapai kata mufakat dan saat ini korban masih akan menempuh jalan musyawarah terlebih dahulu,” ujar Kapolsek Cibarusah, AKP Ryan Try Putra, Rabu (4/1).


Berdasarkan laporan dari masyarakat, pada Rabu (4/1) pihak kepolisian mendatangi kediaman kedua terduga pelaku yang berada di Desa Wibawa Mulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Menurut Ryan, kejadian pertama pada Jumat (2/9) sekitar pukul 12.00 WIB di rumah kosong Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah. Korban dicabuli oleh D.

Kemudian kejadian kedua, pada Senin (12/12) sekitar pukul 12:00 WIB di lokasi yang sama. Saat itu korban dicabuli D dan F, setelah sebelumnya diberikan minuman energi. “Sebelumnya pelaku memberikan minuman ringan kepada korban, yang setelah korban meminumnya langsung tertidur,” jelasnya.


Menurut keterangan korban, Ryan menuturkan, D merupakan mantannya. “Sebelumnya merupakan pacar dari korban, namun putus nyambung hubungannya,” katanya.

BACA JUGA: Korban Pencabulan Berkedok Pengajian Bertambah Tiga Orang

Sementara itu, orangtua korban, D menuturkan, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT dan RW setelah mengetahui kejadian yang menimpa anaknya.

“Saya menelepon Ketua RT dan Ketua RW, melaporkan kejadian yang menimpa anak saya untuk minta solusinya, saya tidak terima anak saya diginiin, kejadiannya memang beberapa minggu lalu,” ungkapnya.

Terkait kasus  ini, pihak sekolah terduga pelaku akan mengambil tindakan tegas. “Jika memang benar dan terbukti siswa tersebut melakukan perbuatan itu, kami pihak sekolah akan mengambil tindakan tegas untuk mengeluarkan siswa itu,” ucap G, pemilik yayasan SMK di Cibarusah. (pra)