Enam Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir akibat Luapan Sungai

TERDAMPAK BANJIR: Warga berada di halaman rumahnya saat banjir melanda Kampung Penombo Desa Pantai Harapanjaya Muaragembong, Kamis (5/1). ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI Sedikitnya enam kecamatan di Kabupaten Bekasi terdampak banjir akibat luapan sejumlah sungai di wilayah setempat.

“Kalau yang sudah terdampak itu di wilayah Cibitung, Babelan, Kedungwaringin, Cikarang Timur, Cikarang Utara, kemudian Cabangbungin,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muhammad Said kepada Radar Bekasi, Kamis (5/1/2023).


Rata-rata banjir berada di ketinggian 30-80 sentimeter. Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Cibeet, Cipamingkis, Citarum, dan Kali Bekasi, ini terjadi sejak 1 Januari 2023. Kini, banjir mulai berangsur surut.

BPBD setempat belum mendata jumlah keseluruhan total rumah di enam kecamatan yang terdampak banjir tersebut. Said memastikan, meluapnya sungai hingga mengakibatkan banjir bukan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi melainkan karena adanya air kiriman.


BPBD mengantisipasi kembali meluapnya sungai hingga mengakibatkan banjir lagi di enam wilayah itu dan lain seperti Tambun Utara, Tambun Selatan, serta Babelan. Yakni dengan menyiagakan peralatan dan personil dari mitra BPBD seperti Desa Tangguh Bencana (Destana), dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB). BPBD juga tetap mengimbau agar masyarakat waspada.

“Kita juga senantiasa menyerukan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga apabila sewaktu-waktu terjadi banjir,” tuturnya.

Sementara untuk wilayah lainnya sampai saat ini belum terendam banjir, hanya sebatas genangan-genangan air karena intensitas hujan belum terlalu tinggi di Kabupaten Bekasi.

“Kalau yang lain definisinya belum masuk banjir, karena tidak lebih dari 24 jam,” katanya. (pra)