APKS PGRI Kabupaten Bekasi Berusaha Tingkatkan Kompetensi Guru

Ketua APKS PGRI Kabupaten Bekasi Rin Purwati

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rina Purwati merupakan Ketua Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis Persatuan Guru Republik Indonesia (APKS PGRI) Kabupaten Bekasi. Organisasi yang dipimpinnya terus berusaha meningkatkan kompetensi guru.

APKS PGRI merupakan perangkat kelengkapan organisasi PGRI yang berfungsi membina dan mengembangkan profesi guru. Pengurusnya di Kabupaten Bekasi telah melakukan sejumlah kegiatan sebagai usaha meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadapi berbagai perubahan kebijakan.


“Kami telah melakukan beberapa kegiatan dalam usaha meningkatkan kompetensi guru kelas, khususnya guru SD di  bidang keprofesionalan sebagai pendidik sehingga mereka mampu untuk mengikuti berbagai perubahan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Sabtu (7/1).

Kini, sejumlah satuan pendidikan mulai mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dari sebelumnya Kurikulum 2013. Perubahan kurikulum ini harus siap dihadapi oleh guru.


“Penerapan Kurikulum Merdeka merupakan sebuah perubahan yang harus siap dihadapi oleh guru dan perubahan ini kami harapkan mampu disesuaikan oleh para guru,” tutur perempuan kelahiran Klaten, 52 tahun lalu ini.

APKS PGRI Kabupaten Bekasi telah melakukan kegiatan sosialisasi tentang Kurikulum Merdeka dan perangkatnya kepada guru. Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk workshop ini bukan hanya sekedar menyampaikan materi.

“Peserta diharapkan mampu mengimplementasikan dalam bentuk menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dan bahan ajar yang merupakan perangkat dalam kurikulum merdeka,” terang guru yang disapa Rini ini.

BACA JUGA: Guru Ditekankan Terapkan Pendekatan Pembelajaran bagi Siswa

Pada tahun lalu, kegiatan tersebut telah dilakukan sedikitnya dua kali. Pada 2023 ini, APKS Kabupaten Bekasi akan lebih memaksimalkan kegiatan tersebut.

Rini menyampaikan, guru yang siap menghadapi perubahan tentu akan berdampak besar pada perubahan pembelajaran di kelas.

“Jika guru siap menghadapi perubahan, maka secara tidak langsung akan berdampak besar bagi siswa. Dimana siswa akan mendapatkan pembelajaran yang lebih variasi dalam strategi, sehingga meningkatkan motivasi, mendapatkan pembelajaran yang berpihak kepada murid karena sesuai materi pelatihan,” terangnya.

Selain itu, dampak bagi guru yang dapat menyesuaikan perubahan, akan lebih terbuka dengan perubahan dalam kurikulum. Guru juga dapat menjadi agen perubahan sekolah dan tentunya dapat lebih mudah memahami dan mampu menyusun bahan ajar.

Pengalaman dan Prestasi Harus Dicari

Bagi Rini, pengalaman dan prestasi merupakan dua hal yang harus dicari. “Pengalaman dan prestasi itu harus dicari ketika ada waktu dan kesempatan,” ungkap guru di SDN Tambun 04 ini.

Pengalaman menjadi hal sangat penting bagi Rini sebagai tenaga pengajar. Berbekal pengalaman, dirinya bisa mengembangkan diri untuk menjadi lebih baik lagi.

Berbekal pengalamannya, Rini mampu meraih sejumlah prestasi. Antara lain, juara 1 Forum Ilmiah Tingkat Kabupaten Bekasi 2014, juara 2 Lomba Inobel (Inovasi Pembelajaran)  guru SD kategori MIPA tingkat  Nasional 2015, juara I Guru Prestasi Tingkat Kabupaten Bekasi 2018.

Selain itu, dirinya berhasil meraih penghargaan Australia Awards Indonesia (AAI) dalam kegiatan Short Course  Pengembangan karir kependidikan guru SD di The University  of Melbourne Australia 2016.

“Kesempatan itu ada dimana-dimana, asalkan kita mau mencari dan mau berusaha,” ucap Rini.

Rini tak mau aktif dan produktif seorang diri. Oleh karena itu, dirinya selalu mengajak teman sejawatnya

“Saya selalu mengajak teman-teman guru untuk aktif dan produktif, karena atas apa yang sudah tercapai saat ini saya ingin teman-teman guru juga bisa ikut merasakan,” ucap guru yang sudah mengajar selama puluhan tahun ini.

Dikatakannya, perjalanan selama 32 tahun sebagai pendidik akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga. Menurutnya banyak hal yang bisa didapatkan atas profesinya sebagai pendidik.

“Saya mengajar sejak 1990 dimana pengalaman panjang ini membawa saya kepada banyak hal, jadi tentu ini adalah cerita panjang yang tidak akan pernah saya lupakan,” tukasnya. (dew)

 

BIODATA

Rina Purwati

Lahir: Klaten, 26 Desember 1970

Riwayat Pendidikan:

– SDN Tambun 02 (1984)

– SMPN Tambun 01 (1987)

– SPG Tambun (1990)

– D2 PGSD Universitas Terbuka UT (1996)

– S1 PGSD Universitas Terbuka (UT) (2009)

– S2 Pendidikan Bahasa Indonesia UHAMKA (2021)