Brasil Rusuh, Pendukung Bolsonaro Tak Puas, Ratusan Orang Ditangkap

Pendukung Jair Bolsonaro menyerbu gedung Kongres di Brasil. Mereka masih tak puas dengan kekalahan Bolsonaro dalam Pemilu Brasil beberapa waktu lalu. (Sergio Lima/AFP)

RADARBEKASI.ID, BRASIl – Brasil rusuh. Para pendukung presiden petahana Jair Bolsonaro tak puas atas hasil Pemilu. Mereka kecewa Bolsonaro kalah dari Luiz Inácio Lula da Silva.

Lula sendiri sudah dilantik sebagai Presiden Brasil seminggu lalu.


Para pendukung Bolsonaro tidak terima dan menyerbu Gedung Kongres. Pasukan keamanan menangkap ratusan pendukung Bolsonaro saat menyerbu Kongres Brasil.

Aksi tersebut dilakukan pada Minggu (8/1/2023). Para pendukung Bolsonaro menyerukan militer untuk mengambil alih pemerintahan Brasil.


“Menjelang sore, pasukan keamanan telah merebut kembali kendali atas gedung-gedung yang diserbu,” kata Menteri Kehakiman dan Keamanan Publik Flávio Dino.

Dino mengatakan sekitar 200 orang ditangkap. Banyak pendukung Bolsonaro menolak menerima kekalahan mantan pemimpin sayap kanan itu dalam pemilihan lebih dari dua bulan lalu dari Luiz Inácio Lula da Silva yang berhaluan kiri.

Selain Gedung Kongres, video dan foto adegan yang di-posting ke media sosial juga menunjukkan massa menyerbu Istana Presiden dan Mahkamah Agung terdekat.

Sekelompok pendukung Bolsonaro, yang dikenal sebagai Bolsonaristas, menyerbu melewati penghalang keamanan dan bentrok dengan polisi yang tampaknya menggunakan semprotan merica.

Kantor Kongres ditutup saat massa bergerak. Pengunjuk rasa memanjat atap serta memecahkan jendela.

Reaksi Lula

Presiden Lula yang berada di negara bagian São Paulo, menyebut penyerbuan itu sebagai tindakan barbarisme oleh massa. Dia juga menyalahkan kurangnya keamanan dalam kongres tersebut.

“Siapa pun yang melakukan ini akan ditangkap dan dihukum,” tulisnya di Twitter.

Sementara, Bolsonaro mengkritik kerusuhan tersebut. Ia menulis bahwa demonstrasi damai adalah yang utama, bukan dengan penghancuran dan invasi ke gedung-gedung publik. (jpc)