Ratusan Eselon III dan IV Siap-siap Dilantik

IKUTI ASESMEN : Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti asesmen untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum lama ini. ANDI/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kekosongan jabatan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, secara bertahap akan mulai terisi dengan turunnya surat izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hanya saja, dari ratusan jabatan kosong di lingkungan kerja Pemkab Bekasi, belum semua dapat diisi. Dimana dari 170 yang diajukan untuk rotasi mutasi dan promosi, ada sejumlah pegawai yang dievaluasi.


“Rencananya, dalam waktu dekat akan diisi jabatan yang kosong tersebut. Total yang diajukan 170, namun ada sejumlah pegawai yang dievaluasi dengan Pertimbangan Teknis (Pertek) Badan Kepegawain Negara (BKN),” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Menurut dia, dengan adanya evaluasi tersebut, akan berdampak ke sejumlah pegawai lainnya. Tapi untuk dapat terisinya sejumlah jabatan kosong itu, pihaknya tetap melakukan pelantikan dalam waktu dekat.


”Sekitar 10 pegawai terevaluasi. Karena belum duduk dua tahun, serta belum mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (diklat pim). Jadi, tidak semua yang diajukan bisa dilantik,” terang Dani

Sementara untuk mengisi kekosongan jabatan di eselon III dan IV, akan diajukan kembali pada gelombang berikutnya.

“Tidak bisa semua yang sudah diajukan bisa dilantik. Bagi yang dievaluasi, nanti akan masuk gelombang berikutnya. Sebab, apabila sudah ada pelantikan dari hasil lelang jabatan terbuka (open bidding) dari eselon III yang naik ke eselon II, kan ada yang kosong lagi. Untuk pengisian tersebut, maka akan dibahas kembali dalam mengisi kekosongan jabatan serta rotasi mutasi,” ucapnya.

Sementara itu, adanya 16 jabatan eselon II yang telah memasuki tiga besar hasil open bidding, lanjut Dani, telah menetapkan satu orang untuk mengisi kekosongan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Saat ini, pihaknya sedang mengajukan proses izin untuk pelantikan eselon II yang sudah lolos tiga besar dan terpilih melalui panitia seleksi (pansel) open bidding dari Kemendagri melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami sudah mengajukan permohonan pelantikan satu kepala OPD, berikut 16 nama yang akan dilantik dari hasil open bidding ke Mendagri melalui Gubernur Jabar, dan tinggal menunggu waktu saja,” pungkas Dani. (and)