Pantang Menyerah Siti Qomariyah Berinovasi Berbuah Manis

FASHION SHOW: Siti Qomariyah dan model mengenakan Batik Samara Bekasi saat fashion show. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI Pantang menyerah Siti Qomariyah dalam berinovasi motif batik berbuah manis. Kerajinan Batik Samara Bekasi yang ditekuninya sejak 2015, kini sudah mendunia. Batik Samara Bekasi kerap mewakili Kabupaten Bekasi dalam acara pameran di berbagai daerah, provinsi maupun negara. Sebagai kerajinan asli warga Tarumajaya, Batik Samara Bekasi sejak awal konsisten berinovasi menghadirkan motif batik khas Bekasi. Antara lain, motif Gedung Juang, Golok. Ikan Gabus, Pohon Mangrove, Lutung,

“Pokoknya, berbagai ciri khas yang ada di Kabupaten Bekasi kami tuangkan pada batik. Itu yang membedakan Batik Samara Bekasi dengan yang lainnya,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Rabu (18/1).


Perempuan berusia 54 tahun ini mengungkapkan, sebagai pengrajin batik dirinya tak sekedar memikirkan keuntungan. Semangatnya berinovasi karena keinginannya memperkenalkan budaya Kabupaten Bekasi.

“Motto saya adalah pantang pernah menyerah, termasuk untuk memperkenalkan hasil karya batik Bekasi yang tidak kalah bagus dengan daerah lain,” ungkap mantan Kepala Desa Setia Asih ini.


Inovasi yang dilakukan oleh Batik Samara Bekasi membuat Batik Samara Bekasi dilirik oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Selama ini berbagai dukungan dari pemerintah setempat diterimanya.

Antara lain, memfasilitasi Batik Samara Bekasi mengikuti pameran di berbagai daerah sampai luar negeri. Selain itu, mewajibkan para ASN di Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memakai seragam Batik Samara Bekasi setiap Jumat.

“Selama ini kami dibantu oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, yakni mengajak ke Jepang dan Dinas Pariwisata ke Bali, untuk memperkenalkan Batik Sama Bekasi. Tapi sekarang sudah mulai dikenal dunia internasional,” ucapnya.

Siti Qomariyah

 

Saat ini, Qomariyah sudah mendirikan galeri di Desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi untuk memudahkan masyarakat membeli atau memesan Batik Samara Bekasi. Selain batik, galeri miliknya juga menerima hasil kerajinan warga sekitar untuk dipromosikan.

“Saat ini pengrajin cukup banyak, tapi untuk marketnya agak susah. Mudah-mudahan dengan adanya galeri ini bisa membantu untuk mempromosikan hasil karya-karya mereka,” ucapnya.

Dirinya berharap, Batik Samara Bekasi bisa menjadi ciri khas warga Kabupaten Bekasi. Sebab semua motif yang ada mengangkat budaya lokal setempat.

“Harapan saya bisa warga Kabupaten Bekasi bisa memakai batik Bekasi. Bukan karena paksaan, tapi karena keinginan sendiri,” ucapnya. (pra)

BIODATA

Siti Qomariyah

Lahir: Bekasi, 27 November 1968

Karier:

– Kepala Desa Setiasih (2007-2019)

– Pengrajin Batik Samara Bekasi (2015-sekarang)

Organisasi

– Bidang Sosial dan Kesehatan DPP Pengajian Al-Hidayah