Vaksin Booster Kedua Dimulai untuk Umum

ILUSTRASI: Petugas menyiapkan dosis vaksin saat vaksinasi masa di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, belum lama ini. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Warga Kota Bekasi yang merasa telah mendapat vaksin booster pertama enam bulan lalu, mulai kemarin sudah bisa booster kedua atau vaksin dosis keempat. Hanya jenis vaksin Pfizer yang saat ini tersedia di Kota Bekasi.

Setelah tenaga kesehatan dan kelompok rentan, saat ini masyarakat umum sudah bisa mendapat menerima suntikan booster kedua. Hal ini tertuang dalam surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor HK.02.02/C/380/2023. Sebagai upaya percepatan vaksinasi dan proteksi masyarakat dari virus Covid-19, masyarakat tidak perlu menunggu tiket booster kedua.


Sementara ini pencatatan masih dilakukan secara manual, sambil menunggu Pcare dan PeduliLindungi dipersiapkan. Mulai kemarin, warga Kota Bekasi sudah bisa mendapat booster di Fasilitas Kesehatan (Faskes).

“Mereka tinggal datang ke pusat kesehatan yang sudah kita siapkan, di Puskesmas bisa, di RSUD tipe D kita juga bisa,” kata Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa (24/1).


Informasi yang diterima Radar Bekasi untuk jumlah vaksin booster kedua yang tersedia masih terbatas hanya 450 dosis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan bahwa layanan vaksinasi saat ini bisa dilakukan di Puskesmas. Sementara ini kata dia, sentra vaksinasi di stadion Patriot Candrabhaga tidak melayani vaksinasi.

“Hari ini (kemarin) sudah mulai (vaksin booster kedua). Langsung ke Puskesmas, untuk stadion sementara tidak diaktifkan dahulu, cukup di wilayah,” katanya.

Ia juga menjelaskan, situasi penanganan kasus Covid-19 di Kota Bekasi diklaim sangat terkendali. Jumlah kasus baru akhir-akhir ini relatif kecil dibandingkan dengan situasi sebelumnya, maupun jumlah penduduk Kota Bekasi.”Itu amat terkendali menurut saya,” tambahnya.

Laporan per tanggal 23 Januari, jumlah kasus Covid-19 kumulatif sebanyak 191.381 kasus. Sementara itu, kasus baru yang ditemukan satu hari hanya 3 kasus, serta kasus aktif sebanyak 72 kasus.

Capaian vaksinasi terakhir mencapai 1,9 juta jiwa atau 94,63 persen yang sudah divaksin dosis satu dari total sasaran vaksinasi. Vaksinasi dosis dua sudah mencapai 1,7 juta jiwa atau 86,88 persen. Capaian vaksinasi dosis tiga di Kota Bekasi juga sudah melampaui 50 persen dari total sasaran, yakni 999.918 jiwa atau 56,49 persen, serta dosis keempat tercatat 23.055 jiwa atau 13,55 persen.

Teknis pelaksanaan booster kedua ini disampaikan oleh Plt Sekretaris Dinkes Kota Bekasi, Hadi Prabowo, dapat diberikan kepada masyarakat berusia diatas 18 tahun. Masyarakat bisa langsung datang ke Puskesmas atau Faskes lain dengan catatan sudah mendapat suntikan vaksin booster pertama, jarak antara booster pertama dan kedua enam bulan.

Diinformasikan kepada masyarakat bahwa sertifikat vaksin booster kedua tidak bisa langsung diterima seperti vaksinasi sebelumnya. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual selama Pcare dan PeduliLindungi masih dipersiapkan oleh pemerintah.

“Pada kondisi Pcare atau PeduliLindungi belum support, maka pencatatan dilakukan secara manual oleh Puskesmas, dan sertifikat belum bisa diterima langsung oleh yang bersangkutan,” ungkapnya. (sur)