Berita Bekasi Nomor Satu

Disdik Imbau Pihak Sekolah Waspada Penculikan Anak

ILUSTRASI: Sejumlah anak-anak berjalan di lingkungan SDN Tambun, , Rabu (1/2). Disdik Kabupaten Bekasi mengimbau para pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi terjadinya kasus penculikan anak. ARIESANT/RADAR BEKASI  

RADARBEKASI.ID, BEKASIDinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi mengimbau para pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi terjadinya kasus penculikan anak.

“Meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya penculikan peserta didik dengan memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik adalah orangtua, wali atau keluarga yang sudah dikenal oleh sekolah,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Kabupaten Bekasi Carwinda.

Pernyataan Carwinda termuat dalam surat edaran (SE) mengenai imbauan kewaspadaan terhadap tindakan penculikan anak pada satuan pendidikan di Kabupaten Bekasi. SE itu ditujukan kepada seluruh kepala TK, SD, SMP, negeri maupun swasta di Kabupaten Bekasi.

Dalam SE tersebut, Carwinda mengimbau, apabila yang menjemput siswa bukan orangtua, wali atau keluarga yang dikenal oleh pihak sekolah, maka peserta didik diminta untuk tetap berada di sekolah. Kemudian, kepala sekolah diinstruksikan untuk menelpon orangtua, wali atau keluarga agar segera menjemput anaknya di sekolah.

“Pengurus sekolah juga diimbau untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan elemen masyarakat beserta kepolisian, guna meningkatkan pemantauan di sekitar lingkungan sekolah,” ucapnya.

BACA JUGA: Anak Wartawan Ini Nyaris Jadi Korban Penculikan

Selain itu, dirinya juga menekankan kepada pengurus sekolah untuk membatasi peserta didik berkegiatan di luar sekolah saat jam istirahat, termasuk dalam hal membeli makanan atau jajanan. Dalam hal ini, pihak sekolah harus mengoptimalkan kantin-kantin yang ada di lingkungan sekolah.

“Mengoptimalkan peran kantin di sekolah untuk menyediakan makanan dan minuman yang higienis, di samping untuk kesehatan peserta didik, juga untuk menghindari adanya penculikan berkedok penjualan makanan atau jajanan di sekolah,” katanya.

Sementara, Kepala SDN Sukawangi 01 Boyo Suarjoharto menyambut baik imbauan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melalui SE.

BACA JUGA: Orang Tua Tetap Waspada, Pesan Berantai Penculikan Dipastikan Hoax

Boyo menilai, saat ini sudah tidak ada bedanya sekolah di perkampungan maupun di perkotaan. Sehingga kewaspadaan sangat perlu dilakukan untuk mencegah aksi penculikan anak yang marak sekarang ini.

“Kewaspadaan memang wajib dilakukan. Jangan sampai anak kita menjadi korban. Saya sudah memberikan himbauan kepada semua wali murid mengenai informasi penculikan anak ini,” ungkapnya. (pra)

 

Solverwp- WordPress Theme and Plugin