Berita Bekasi Nomor Satu

Proses Pemadaman Alot

Illustrasi : Petugas damkar berusaha memadamkan api yang melalap pabrik pengolahan limbah plastik di Jalan Macem, Sumur Batu, Bantargebang Kota Bekasi, Sabtu (9/4). Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sudah tiga hari pasca kebakaran hebat pabrik pengolahan limbah di Sumur Batu Bantargebang, Kota Bekasi, petugas pemadam masih wara wiri ke lokasi kejadian dan masih melakukan proses pemadaman.

Hingga Senin (10/4) sejumlah petugas pemadam terlihat melakukan pendinginan di tumpukan material limbah plastik yang terbakar. Mengingat kepulan asap dan sumber api belum sepenuhnya padam karena banyak limbah plastik mudah terbakar dan tertimbun material bangunan.

Pantauan Radar Bekasi siang kemarin, api kembali menyala besar di area dalam gudang namun berhasil dipadamkan petugas sebelum menyebar.

Kepala Unit Pleton A Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Irwansyah mengatakan, hingga kini masih terdapat sumber api di area yang tertimbun reruntuhan.

“Untuk saat ini statusnya masih pendinginan, diperkirakan masih terdapat dua titik api di dalam reruntuhan,” kata Irwansyah saat ditemui di lokasi, Senin (10/4).

Terlihat satu unit alat berat diterjunkan untuk mengurai titik api oleh pemilik pabrik limbah yang dibantu oleh petugas damkar di lokasi.

“Pengerahan alat berat untuk mengurai material yang roboh, nanti setelah dikeruk petugas di lapangan langsung menyiram dengan air apabila ditemukan sumber titik api lainnya,” katanya.

Irwansyah menjelaskan, beberapa titik sumber api diperkirakan masih tersebar di bawah reruntuhan bangunan dan bercampur dengan biji plastik yang mudah terbakar.

“Total sekarang lima unit masih kita siagakan di lokasi, usai penguraian ini mudah-mudahan titik apinya selesai. Akan diminimalisir, mudah-mudahan sore ini selesai,” ungkapnya.

Dirinya memastikan, seluruh truk pemadam kebakaran yang berada di lokasi tidak kekurangan stok air untuk penanganan kebakaran di lokasi. Mengingat sebelumnya saat pemadaman kobaran api Sabtu (8/4), belasan truk pemadam kesulitan pasokan air. (rez).