Masih Temukan Logam dan Benda Tajam

Illustrasi : Sejumlah jemaah calon haji tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, belum lama ini. Petugas haji masih menemukan barang bawaan yang dilarang dalam penerbangan internasional. RAIZA SEPTIANTO/ RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Petugas pemeriksaan Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi masih menemukan calon jemaah haji membawa barang-barang yang dilarang atau tidak diperbolehkan dalam penerbangan internasional.

Hal itu didapati dalam proses pemeriksaan setibanya jemaah di Asrama Haji, meski jumlahnya tidak signifikan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Ajam Mustajam mengatakan,barang-barang yang diamankan petugas memang dilarang dibawa dalam penerbangan seperti logam dan benda tajam.

“Seperti bawa gunting, bawa alat cukur kemudian bawa korek, mungkin mereka itu tidak menyadari bahwa benda-benda tersebut merupakan benda yang dilarang dalam penerbangan,” kata Ajam.

Ajam menjelaskan, pada prinsipnya jemaah calon haji sudah tahu soal aturan tersebut, lantaran mereka sudah dapat sosialisasi dari Kementerian Agama (Kemenag).

“Sesungguhnya bukan tidak tahu mereka itu, mereka sudah mendapatkan informasi ketika bimbingan manasik haji, baik di tingkat kabupaten maupun di kota,”ungkapnya.

Lanjut dia, barang bawaan yang kedapatan dilarang untuk dibawa, tidak terlalu penting, karena pihak Kemenag bisa memfasilitasi jika nanti dibutuhkan oleh calon jemaah haji.

“Kalau memang itu dibutuhkan nanti misalnya untuk tahalul untuk apa, itu kan bisa, misalnya satu gunting bisa digunakan untuk satu regu atau satu rombongan. Dan itu bisa dicari lah di sana untuk keperluan-keperluan seperti itu,” bebernya

Pihaknya kata Ajam, meminta khususnya jemaah calon haji asal Jawa Barat untuk tidak terganggu dengan kegiatan proses pemeriksaan barang bawaan sebelum pemberangkatan ke tanah suci.

Selain itu ia juga menerangkan, pihaknya memang tidak pernah ada razia terkait barang bawaan, karena pihak imigrasi yang melakukan pemeriksaan barang-barang tersebut sesuai aturan penerbangan.

“Kalau barang bawaan itu memang sudah dipack, dikemas, oleh jemaah haji, untuk bagasi satu hari menjelang keberangkatan ke embarkasi itu sudah dititipkan ke Kemenag Kabupaten-Kota,” ungkapnya.(rez)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin