Berita Bekasi Nomor Satu

Kemarau, Warga Diminta Waspadai Potensi Bencana Kebakaran

Illustrasi - Foto udara area persawahan yang mengalami kekeringan di Desa Karanganyar Kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi, Rabu (7/6). BMKG Memprediksi kemarau yahun ini lebih kering. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, meminta masyarakat, untuk lebih waspada terhadap hal-hal yang menjadi pemicu dan penyebab kebakaran pada musim kemarau tahun 2023 ini.

Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diperkirakan musim kemarau tahun 2023 ini, berpotensi lebih kering dari tahun lalu, akibat dampak dari fenomena El Nino. Puncak kemarau diprediksi akan berlangsung pada Agustus- September 2023.

“Penyebab sering terjadinya kebakaran, akibat kelalaian manusia serta korsleting listrik yang terjadi di wilayah pemukiman, maupun kawasan industri,” ujar Kepala Dinas Damkar, Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, Selasa (1/8).

Kata dia, saat ini dampak musim kemarau sudah mulai dirasakan, khususnya di Kabupaten Bekasi. Hal itu ditandai dengan meningkatnya laporan yang masuk ke Damkar mengenai adanya lahan ilalang yang terbakar, dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, dalam satu hari, laporan yang masuk mengenai itu lebih dari satu.

“Pernah dalam satu hari itu ada lima titik kebakaran yang ditangani. Dua titik di pemukiman, dan tiga titik lahan ilalang,” beber Hasan.

Kebakaran di lahan ilalang, bisa dipicu karena ada yang membuang puntung rokok hingga pembakaran sampah yang ditinggalkan. Oleh karena itu, dirinya menghimbau warga yang rumahnya berdekatan dengan lahan ilalang, untuk lebih waspada. Kebakaran di lahan ilalang, membuat api cepat merambat, sehingga perlu ada tindakan segera.

“Kami sudah sering menghimbau melalui pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan, untuk mengingatkan warga. Kalau ada ilalang kering, segera dirapikan dan dibersihkan. Warga juga jangan asal membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan, karena di musim kemarau seperti sekarang, itu bisa menjadi pemicu kebakaran,” ucap Hasan. (pra)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin