Berita Bekasi Nomor Satu

Penyakit Musim Kemarau Merebak

ILUSTRASI: Petugas kesehatan ketika melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi secara door to door saat pandemi Covid-19. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Selain harus mewaspadai kekeringan, persediaan bahan pangan, hingga naiknya tingkat inflasi, kesehatan juga harus menjadi perhatian di tengah musim kemarau.

Sejauh ini, demam, flu, hingga nyeri tenggorokan dan sakit mata dikeluhkan warga Kota Bekasi di awal-awal puncak El Nino.

El Nino akan memberi sederet dampak bagi kesehatan masyarakat, diantaranya peningkatan kejadian penyakit menular, penyakit yang berhubungan dengan air, hingga penyakit paru dan saluran pernapasan akibat polusi udara.

Belakangan, warga di beberapa titik mengeluhkan demam, batuk, hingga nyeri tenggorokan.

Salah satunya adalah Imam (28), warga Bekasi Selatan ini mulai merasakan gangguan kesehatan memasuki akhir bulan Juli lalu. Diawali demam, saat ini ia merasakan flu memasuki bulan Agustus.

“Sekarang sudah empat hari flu itu sudah mulai sehatan ya. Yang dirasa itu batuk, pusing, sama flu,” katanya, Rabu (2/8).

Gangguan kesehatan membuat ia sementara ini tinggal di rumah orang tuanya, lantaran tidak ingin penyakit menular pada anaknya yang saat ini masih bayi.

Gejala flu juga ia dapati di lingkungan sekitar, baik di lingkungan kerja, maupun tetangga sekitar rumah. Meskipun demikian, ia masih tetap bisa beraktivitas seperti biasa dengan tetap menjaga kesehatan, salah satunya dengan mengenakan masker supaya tidak menularkan penyakit.

“Kalau lihat di sekitar rumah sih enggak, tapi dengar dari orang tua katanya ada beberapa tetangga yang flu juga dan sudah berobat,” tambahnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Eka (26), sudah sepekan ini ia merasa kesehatannya terganggu. Ia mengeluh flu, batuk, dan tenggorokan terasa nyeri. Hal yang sama juga ia dapati di lingkungan kerjanya, Beberapa rekannya mengalami flu dan batuk.

“Minggu-minggu ini badan seperti demam, batuk. Mungkin karena cuaca ya, karena aktivitas seperti biasa saja,” ungkapnya.

Demam hingga flu tidak hanya terjadi pada musim penghujan, juga bisa terjadi pada musim panas. Cuaca pada musim kemarau akan berdampak pada suhu tubuh.

“Biasanya akan berdampak pada pusing ya. Misalkan biasanya kita hujan terus sekarang panas, pasti akan berdampak pada suhu tubuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohilawati belum lama ini.

Beberapa penyakit yang dialami pada musim kemarau kata dia, diantaranya demam, Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), hingga flu. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk banyak minum guna menghindari dehidrasi, juga mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin.

“Ini harus banyak mengkonsumsi air sebetulnya, karena dehidrasi itu dimungkinkan dengan udara yang panas,” tambahnya.

Diketahui, Puncak El Nino diprediksi terjadi pada bulan Agustus dan September. Pemerintah belakangan telah menyampaikan langkah untuk mengantisipasi kekeringan hingga kelangkaan bahan pangan akibat menurunnya produktivitas tanaman pangan.

Informasi dari pusatkrisis.kemkes.go.id ada enam penyakit penyerta yang kerap dikeluhkan saat musim kemarau. Diantaranya diare, muntaber, influenza, batuk/pilek, Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) dan penyakit mata. (sur)