RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aktivis muda mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dan kepentingan publik pada 2024.
Aktivis Muda Kabupaten Bekasi, Abu Rachmat, mengungakpkan bahwa 2024 merupakan tahun politik. Kendati demikian, dirinya mengharapkan eksekutif maupun legislatif tetap fokus bekerja untuk masalah kerakyatan.
Salah satu fokus yang diharapkan adalah pembangunan infrastruktur, termasuk Puskesmas, sekolah, dan jalan. Ia mengakui, Pemkab Bekasi telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk Pemilu 2024.
“Memang untuk anggaran cukup banyak yang dialokasikan untuk keperluan pemilihan umum, yakni mencapai Rp135 miliaran. Apabila alokasi tersebut untuk pembangunan sangat mendukung. Hanya saja pesta demokrasi ini memang amanah konstitusi yang harus dijalani,” ucapnya, Selasa (14/11).
Menurut mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pelita Bangsa ini, netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat diperlukan untuk kefokusan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).
“Jadi jangan ikut berpolitik (ASN). Tujuannya adalah untuk kefokusan dalam bekerja. Sebab permasalahan sosial masih banyak terjadi. Seperti pengangguran, kemiskinan, dan masalah infrastruktur yang perlu banyak diperbaiki,” ucapnya.
Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan terus mengajak para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk tetap fokus bekerja serta menjalankan program yang sudah direncanakan. .
“Kami (Pemkab) Bekasi akan terus bekerja. Salah satunya untuk 2024 adalah bagaimana mensukseskan berjalannya Pemilu tanpa ikut berpolitik,” ungkap Dani usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, kemarin.
Dani menyatakan bahwa sejumlah kegiatan harus dikurangi karena sebagian anggaran harus dialokasikan untuk menjamin kesuksesan Pemilu. Meskipun demikian, pembangunan tetap menjadi fokus utamanya.
“Saya akui ada ratusan miliar untuk keperluan pemilu dalam pembahasan APBD 2024. Namun untuk pembangunan infrastruktur seperti sekolah, puskesmas, dan jalan tetap menjadi prioritas meskipun berkurang anggarannya,” ujarnya.
Dani menjelaskan, pada tahun depan pihaknya akan memberikan prioritas pada pembangunan Jalan Kalimalang. Ini mencakup pembebasan lahan, pembangunan jalan, pembangunan median jalan, dan penataan taman secara bersamaan.
“Tahun depan ada pembangunan terusan untuk dua jalur di Jalan Kalimalang. Tahun ini untuk Tegal Danas sampai batas Karawang bisa rampung. Jadi tahun depan meskipun belum tuntas seluruhnya, namun masih ada lanjutan,” jelasnya. (and)











