RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komunitas “Bekasi Ambil Peran” menghelat kegiatan townhall meeting di Gedung Bekasi Creative Center (BCC), yang dilaksanakan pada Minggu 11 Januari 2024.
Diketahui gedung BCC ini sendiri telah diresmikan oleh mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan juga mantan Walikota Bekasi Tri Adhianto pada tahun 2021 silam, namun sayang gedung tersebut nampak jarang digunakan dalam kegiatan masyarakat kota Bekasi.
Inisiator Bekasi Ambil Peran, Bayu Satria Utomo menyampaikan, bahwa acara yang diadakannya di Bekasi Creative Center merupakan awal dari kegiatan positif anak muda Bekasi ke depannya.
“Jadi kami ingin BCC dan Bekasi Ambil Peran ini dapat menjadi ruang temu bagi generasi muda di Bekasi. Kami ingin menghadirkan wadah yang kolaboratif dan berkelanjutan dalam bentuk komunitas anak muda,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (13/2).
Dimana dengan adanya komunitas Bekasi Ambil Peran ini, pihaknya ingin mengaktivasi kegiatan anak muda di Bekasi. Sehingga tujuan utamanya saat ini adalah sebagai ruang temu anak-anak muda di kota Bekasi.
“Secara umum kita ingin sebagai komunitas ruang temu nya anak-anak mudah di kota Bekasi. Sejauh ini kita memiliki beberapa bidang salah satunya kesehatan dan lingkungan tapi selain itu kita juga mau mengaktivasi kegiatan anak muda di bidang lainnya,” tuturnya.
Sementara Komunitas Bekasi Ambil Peran saat ini juga memiliki rencana strategis dalam jangka pendek, jangka menengah sampai dengan waktu satu tahun ke depan.
“Kami memiliki rencana jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Pada intinya, Bekasi Ambil Peran akan mencoba mengisi ruang yang ada, mengikat simpul yang strategis, dan mengaktivasi aktor anak muda Bekasi yang ingin ambil peran” Kata Lead of Strategy and Business Development, Khairy Hanif.
Kemudian kegiatan diskusi ini sendiri dihadiri oleh hampir 80 anak muda Bekasi yang menyatakan siap ambil peran untuk Bekasi. Upaya ini akan menjadi awal bagi lahirnya generasi emas 2045 yang diinisiasi oleh anak muda Bekasi.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Sabrina Diah Salsabila menambahkan bahwa Bekasi Ambil Peran juga akan memiliki fokus pada isu kesehatan dan lingkungan di Bekasi.
“Kalau saya sendiri melihat banyak sekali permasalahan pada bidang Kesehatan dan Lingkungan di Bekasi. Anak muda Bekasi seperti kita harus mulai peka terhadap masalah itu,” ucapnya.
Namun tidak hanya kesehatan saja, komunitas Bekasi Ambil Peran ini, juga ingin mengaktifkan bidang lain seperti pendidikan, olahraga, pemberdayaan perempuan, bisnis, tata kota, edukasi politik, olahraga sampai dengan ekonomi kreatif.
“Kita akan mulai dari upaya preventif hingga kuratif yang sekiranya dapat kita lakukan. Jadi kami upayakan untuk bisa membidangi dari berbagai sektor yang ada,” pungkasnya. (dew/pms)











