Berita Bekasi Nomor Satu

Komisi I Cium Rotasi Eselon 3-4 Tak Beres

PELANTIKAN: Pj Wali Kota Raden Gani Muhammad saat melantik puluhan pejabat eselon 3-4 di aula Nonon Shonthannie, lantai 10 Gedung Wali Kota Bekasi, Jumat lalu.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPRD Kota Bekasi masih menyoroti kebijakan Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad dalam melakukan rotasi-mutasi puluhan pejabat eselon 3-4, baru-baru ini. Itu setelah jajaran Komisi I mencium adanya ketidakberesan dalam proses rotasi tersebut.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Faisal mengatakan bahwa pihaknya melihat dugaan terjadinya kesalahan dalam proses rotasi mutasi 27 pejabat eselon 3 dan 4 beberapa waktu lalu. Sampai dengan dilantik hingga beberapa diantaranya telah dilakukan Sertijab, komisi 1 belum menerima Daftar Urut Kepangkatan (DUK), Laporan Kinerja (Lapkin), dan Evaluasi Kinerja (Ekin) puluhan eselon 3 dan 4 tersebut.

“Karena Lapkin dan Ekin ini sangat menentukan,” katanya usai rapat dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Inspektorat (Itko), Rabu (5/6).

Keduanya, sambung Faisal, akan menjadi dasar penempatan setiap pejabat. Dirotasi ke jenjang yang lebih tinggi atau bagian yang membutuhkan kecakapan lebih tinggi bagi pejabat dengan Lapkin dan Ekin yang bagus, atau sebaliknya jika hasilnya rendah.

Pihaknya meminta BKPSDM untuk memberikan DUK, Lapkin, dan Ekin dalam waktu dua hari ke depan.
Lebih lanjut, Faisal juga meminta proses rotasi mutasi dilakukan secara transparan, dan diyakini akan diterima oleh banyak pihak. Untuk mengevaluasi kebijakan ini, komisi 1 berencana untuk menyebar kuisioner kepada 37 pejabat eselon 3 dan 4 yang belum lama ini dilantik, juga kuisioner secara umum kepada ASN di 44 OPD.

BACA JUGA: DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Lapkin dan Evkin Rotasi Mutasi Eselon 3 dan 4 Pemkot Bekasi

Kuisioner tersebut akan dirancang untuk merahasiakan identitas responden guna mengetahui apakah proses rotasi, mutasi, dan promosi yang berjalan sesuai aturan yang berlaku atau tidak. Ia menegaskan bahwa DPRD membahas boleh dan tidaknya Pj wali kota melakukan rotasi mutasi.

“Kami sudah selesai soal itu. Tapi kami ingin mengevaluasi apakah rotasi mutasi yang dilakukan oleh Pj kemarin sudah sesuai aturan yang berlaku, sudah sesuai dengan minat orang-orang yang kemarin dilakukan rotasi mutasi,” ungkapnya.

Sejauh ini, ia mengaku belum bisa memberikan penilaian apakah rotasi mutasi yang dilakukan sesuai aturan atau tidak. Namun, ia mendapati hasil penilaian ASN yang relatif baik terindikasi ditempatkan di OPD yang tidak memerlukan ASN dengan kompetensi yang terlampau tinggi.

Faisal mengingatkan tentang kesalahan Pj di beberapa daerah dalam mengambil kebijakan, sehingga harus dibatalkan. Jika ditemukan pelaksanaan rotasi mutasi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, pihaknya akan merekomendasikan pembentukan pansus kepada pimpinan DPRD.

“Bagaimana kami mau tahu sesuai atau tidak, Lapkin dan Ekinnya saja kami tidak terima. Kami akan simpulkan dalam dua hari ini,” tambahnya.

Pemkot Bekasi meyakini rotasi mutasi yang dilakukan kemarin sudah sesuai aturan. Hal ini disampaikan oleh Plh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Dwie Andriyani.

BACA JUGA: Puluhan Eselon 3-4 Dimutasi Gani, Pejabat Eselon 2 Menyusul

Ia menyebut kebijakan rotasi mutasi sudah lazim dilakukan dalam organisasi pemerintahan. Terkait dengan rekomendasi komisi 1, akan ditindaklanjuti oleh Pemkot Bekasi.

“Komisi satu evaluasi saja, dokumen pendukungnya apa saja, kan pendukungnya bisa SKP, evaluasi kinerja, terus laporan kinerja, itu saja. Ya kita akan coba perbaiki sistemnya,” ungkapnya.

Dari puluhan pejabat eselon 3 dan 4 yang sudah diambil sumpahnya pekan kemarin, beberapa diantaranya sudah melaksanakan Sertijab. Diantaranya pejabat dilingkungan Sekretariat Daerah (Setda) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ia menekankan kepada sederet pejabat tersebut agar segera memahami tugas dan fungsi, target, dan apa yang harus dilakukan di tempat yang baru. Selain itu, ia juga meminta kepada puluhan pejabat tersebut untuk segera bekerja keras.

“Oh iya, aku sudah bilang sama pejabat yang baru, setelah Sertijab Gaspol. Aku bilang kalau yang pindah tunjukkan bahwa anda bisa di tempat yang baru,” tambahnya. (sur)


Solverwp- WordPress Theme and Plugin