Berita Bekasi Nomor Satu

Status Tanggap Darurat Bencana Berakhir, Tri Adhianto Imbau Warga Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

BERSIH-BERSIH: Petugas mengoperasikan alat berat mengangkut sampah dari sisa banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi, belum lama ini. Pemerintah Kota Bekasi resmi mengakhiri status tanggap darurat bencana dan memasuki fase transisi pemulihan mulai 19 Maret hingga 31 Mei 2025. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi mengakhiri status tanggap darurat bencana dan memasuki fase transisi pemulihan mulai 19 Maret hingga 31 Mei 2025.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Evaluasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana, yang dipimpin Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Ruang Rapat Wali Kota pada Selasa (18/3). Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kasdim 0507, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, serta delapan camat dari wilayah terdampak banjir.

BACA JUGA: Penanganan Pascabanjir di Jatiasih Sudah 90 Persen, Tersisa Titik Ini

Menurut Tri, banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang melanda sejak 4 Maret 2025 telah berangsur surut. Dengan kondisi yang semakin stabil, status tanggap darurat yang sebelumnya ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Nomor 400.9.10/Kep.135-BPBD/III/2025 untuk periode 4-18 Maret 2025 tidak diperpanjang.

“Fokus utama saat ini adalah pembersihan sisa lumpur, pengelolaan bantuan pemulihan, serta perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana. Estimasi total kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 881 miliar,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan resmi, Rabu (19/3).

Meski situasi berangsur normal, Pemkot Bekasi tetap mengingatkan warga agar tidak lengah. Berdasarkan perkiraan BMKG, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga 28 Maret 2025.

BACA JUGA: Sampah Menggunung di Pintu Air Kali Lengkak Bekasi Timur

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, dan terus memantau informasi cuaca dari BMKG,” tambahnya.

Saat ini, aktivitas warga, sektor pendidikan, dan fasilitas publik mulai pulih. Seluruh pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing, sementara pembersihan lumpur serta distribusi bantuan pemulihan masih terus dilakukan.

Pemkot Bekasi menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.(rez)