RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA) dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kolaborasi dengan SMK Talenta Bangsa menjadi salah satu wujud nyata komitmen Telkom dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.
Kehadiran Telkom sebagai mitra DUDIKA menjadi penting karena SMK dituntut tidak hanya memberikan pembelajaran berbasis teori, tetapi juga pengalaman praktik yang sesuai dengan standar industri.
Perkembangan teknologi jaringan, sistem digital, dan infrastruktur TI yang sangat dinamis menjadikan kolaborasi dengan pelaku industri seperti Telkom sebagai kebutuhan strategis agar kurikulum dan praktik pembelajaran tetap relevan dengan kondisi nyata di dunia kerja.
Sebagai mitra DUDIKA, Telkom berperan dalam menghadirkan dukungan infrastruktur digital, fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, serta transfer pengetahuan industri yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh SMK secara mandiri.
Keterbatasan sumber daya, pembaruan perangkat, serta akses terhadap teknologi industri terkini menjadi tantangan utama bagi banyak SMK. Melalui kolaborasi ini, Telkom membantu menyediakan sarana pembelajaran yang mendekati kondisi operasional industri, khususnya bagi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Salah satu kebutuhan krusial SMK saat ini adalah keberadaan Laboratorium Industri (LAB Industri) yang terstandarisasi. LAB Industri berperan penting sebagai ruang praktik siswa untuk mengasah kompetensi teknis, memahami alur kerja industri, serta membangun kesiapan kerja sejak dini.
Namun, masih banyak SMK yang belum memiliki LAB Industri dengan standar yang sesuai kebutuhan industri, baik dari sisi infrastruktur jaringan, perangkat, maupun sistem pendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Kepala SMK Talenta Bangsa, Widodo, menyampaikan bahwa dukungan Telkom sangat membantu sekolah dalam menjawab tantangan tersebut.
“Kolaborasi dengan Telkom memungkinkan kami menghadirkan lingkungan belajar yang lebih modern dan aplikatif. Siswa tidak hanya belajar konsep, tetapi juga memahami implementasi teknologi jaringan sesuai standar industri,” ujar Widodo.
Ia menambahkan bahwa fasilitas dan pendampingan dari Telkom menjadi bekal penting bagi siswa TKJ dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sebagai Ketua Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) Kabupaten Bekasi, Widodo, menilai sinergi antara SMK dan DUDIKA perlu terus diperluas.
Menurutnya, keterlibatan industri seperti Telkom tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mempercepat kesiapan SMK dalam mencetak lulusan yang siap kerja, siap beradaptasi, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui peran aktifnya sebagai mitra DUDIKA, Telkom Indonesia menegaskan komitmen untuk tidak hanya menjadi penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga kontributor dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.
Ke depan, kolaborasi antara Telkom dan SMK Talenta Bangsa diharapkan dapat menjadi model kerja sama berkelanjutan yang dapat direplikasi di SMK lain, guna mendorong penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan industri digital. (*)











