Berita Bekasi Nomor Satu

MUI Kota Bekasi Imbau Warga Isi Malam Tahun Baru dengan Doa dan Zikir

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, KH. Saifuddin Siroj. FOTO: SURYA BAGUS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk mengisi perayaan malam tahun baru dengan kegiatan doa dan dzikir, serta menjauhi aktivitas yang melanggar norma agama.

Ketua MUI Kota Bekasi, Saifuddin Siroj, mengatakan perayaan tahun baru sebaiknya dimaknai dengan kegiatan yang membawa ketenangan dan kedamaian di tengah masyarakat.

“Kita sukseskan dengan zikir dan doa bersama, ciptakan kedamaian. Pada malam tahun baru kita berdoa kepada Allah SWT,” kata Saiffudin, Senin (29/12).

Menurut Saifuddin, imbauan tersebut sejalan dengan kondisi keprihatinan bangsa akibat sejumlah bencana yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menyinggung bencana besar yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Kondisi serupa juga dirasakan di Kota Bekasi yang dalam beberapa hari terakhir dilanda hujan lebat disertai angin kencang.

“Kami mendukung dan setuju untuk mennian kembang api. Mari kita isi pergantian tahun dengan nuansa yang lebih prihatin terhadap bencana yang menimpa saudara-saudara kita,” ujarnya.

MUI Kota Bekasi juga berharap adanya kerja sama lintas sektor serta peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan pergantian tahun.

“Kita berharap masyarakat menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan khidmat. Hindari aktivitas yang melanggar norma agama dan etika sosial,” kata Saiffudin.

Ia menambahkan, perayaan tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial. (rez)