Berita Bekasi Nomor Satu

Forhati Kota Bekasi Rayakan Milad ke-27, Dorong Perempuan Berdaya dan Berkontribusi

KEBERSAMAAN: Pengurus Forhati Majelis Daerah Kota Bekasi bersama para undangan usai melangsungkan perayaan milad ke-27. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Majelis Daerah Kota Bekasi menegaskan kembali peran strategis perempuan muslimah sebagai pilar peradaban dalam peringatan milad ke-27. Refleksi tersebut mengemuka dalam sarasehan bertajuk “Perempuan dalam Perspektif Alquran” yang digelar di Gedung Pemuda Kota Bekasi.

Puluhan alumni dan kader aktif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat itu. Selain menjadi ajang silaturahmi lintas generasi, sarasehan ini juga menjadi ruang penguatan komitmen perempuan dalam peran sosial, intelektual, dan spiritual di tengah tantangan zaman modern.

Guru Besar sekaligus pakar tafsir Alquran, Prof Hj. Nur Arfiyah Febriani yang hadir sebagai pembicara utama, menegaskan bahwa Alquran menempatkan perempuan pada posisi mulia dan setara, khususnya dalam aspek spiritualitas dan kontribusi sosial.

“Perempuan dalam narasi Alquran adalah pilar peradaban. Jejak perempuan-perempuan agung direkam sebagai teladan ketauhidan dan kecerdasan, bukan hanya bagi perempuan, tetapi bagi seluruh umat manusia,” ujar Prof. Nur Arfiyah.

Ia mendorong anggota Forhati untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual dan spiritual dengan meneladani tokoh-tokoh perempuan dalam sejarah Islam, termasuk para istri Rasulullah SAW yang dikenal tangguh, aktif, dan progresif dalam membangun peradaban.

Perayaan milad ke-27 Forhati ini turut dihadiri unsur keluarga besar HMI, di antaranya Sekretaris Umum Majelis Daerah Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Bekasi Sofyan Sauri, jajaran pengurus Forhati Kota dan Kabupaten Bekasi, serta kader aktif HMI dan Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Bekasi.

Koordinator Presidium Forhati Kota Bekasi, Elsinah, mengatakan usia 27 tahun menjadi fase kematangan organisasi untuk semakin memperluas kontribusi.

“Forhati berkomitmen menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya Kota Bekasi,” tegasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah sebagai simbol penguatan jejaring antar-alumni dan kader guna mendorong kolaborasi program keumatan ke depan.(pay)