RADARBEKASI.ID, BEKASI – Gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang milik Pemerintah Provinsi Jakarta kembali mengalami longsor pada Rabu (31/12).
Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB akibat tumpukan sampah yang sudah terlalu tinggi.
“Itu memang sampahnya sudah terlalu menggunung, jadi harusnya dilebarkan supaya tidak longsor. Begitu sudah diurug sampah harusnya diurug tanah lagi, supaya kepadatan sampah terjaga dan potensi longsor berkurang,” kata Sukadi, Rabu (31/12).
Ia menjelaskan, longsor tersebut mengakibatkan tiga truk sampah terperosok ke dalam aliran parit saat melintas di area gunungan sampah yang runtuh.
“Pas truk melintas, ketimpa sampah. Akhirnya masuk ke dalam kali. Ada tiga kendaraan truk sampah yang terperosok ke Kali di Sumur Batu, Kali Adem,” jelas Sukadi.
Sukadi menuturkan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jakarta masih berupaya membersihkan sampah yang masuk ke aliran parit
“Tidak ada (korban). Sekarang sudah mulai dibersihkan (sampahnya),” jelas dia.
Lebih lanju, ia menambahkan bahwa pihak TPST Bantargebang masih menunggu bantuan alat berat untuk mengevakuasi tiga truk yang terperosok ke dalam aliran parit akibat terdorong longsoran sampah.
“Tinggal truk masih terperosok di sungai. Nunggu crane dulu datang, baru diangkat,” pungkas Sukadi. (cr1)












