RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi melantik 3.442 ribu tenaga honorer atau Tenaga Kerja Kontrak (TKK) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pelantikan berlangsung di Alun-Alun M. Hasibuan, Rabu, (31/12) pagi.
Prosesi pelantikan yang dipimpin Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe berlangsung di bawah guyuran hujan. Ribuan pegawai yang dilantik tampak basah-basahan saat mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Tri Adhianto mengungkapkan, ribuan PPPK paruh waktu yang dilantik memiliki masa pengabdian panjang di lingkungan Pemkot Bekasi, mulai dari 10 tahun hingga lebih dari 20 tahun.
“Hari ini kita melantik 3.442 tenaga kerja baru waktu yang telah mengabdikan diri di Kota Bekasi. Ada yang lebih dari 20 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan saya kira ini menjadi rasa syukur,” ujar Tri usai pelantikan.
Ia menambahkan, dari total PPPK paruh waktu yang dilantik, mayoritas berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sektor pendidikan dan kesehatan.
“Masih di guru dan kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa total TKK tahun 2025 yang telah diangkat menjadi PPPK di lingkungan Pemkot Bekasi mencapai 11.411 pegawai.
“Terima kasih untuk sahabat saya wali kota dan wakil wali kota yang terus memperjuangkan PPPK. Beliau kerja keras Sehingga 11.000 lebih sudah bisa diangkat semuanya,” kata Zudan saat sambutannya.
Sebelumnya, Pemkot Bekasi juga telah melantik sebanyak 7.972 PPPK murni tahap I yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga pada Rabu, 2 Juli 2025 lalu.
Zudan menegaskan, jumlah pelantikan PPPK di Kota Bekasi termasuk salah satu yang terbanyak di Indonesia.
“Angka 7.972 ini adalah salah satu yang terbesar di Indonesia. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan manajemen yang baik, proses transformasi honorer menjadi PPPK dapat dipercepat,” tandasnya. (cr1)











