RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang remaja bernama Farid (15) nekat kabur dari rumahnya setelah mengetahui dirinya akan menjalani sunat. Peristiwa itu terjadi di Kampung Pekopen, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (5/1) siang.
Aksi Farid sempat membuat orangtuanya kewalahan. Berbagai upaya membujuk telah dilakukan, namun sang anak tetap menolak karena takut disunat. Hingga akhirnya, pihak keluarga meminta bantuan Dinas Pemadam dan Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi untuk melakukan pendekatan secara persuasif.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi segera mendatangi lokasi. Namun setibanya di rumah Farid, remaja tersebut justru melarikan diri dan bersembunyi di salahsatu rumah warga sekitar.
“Pas kami datang ke rumahnya, anaknya kabur. Kami tunggu sampai dia datang lagi, lalu dibujuk oleh tim. Anaknya bilang takut,” kata Komandan Regu 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih.
Proses pendekatan berlangsung cukup lama. Petugas Disdamkar membutuhkan waktu sekitar tiga jam, sejak pukul 12.50 WIB hingga 16.05 WIB, untuk membujuk Farid agar bersedia disunat. Bahkan, dua petugas sempat kewalahan karena Farid beberapa kali memberontak dan berusaha melepaskan diri.
Dengan pendekatan persuasif dan komunikasi intensif, petugas akhirnya berhasil menenangkan Farid. Remaja tersebut pun bersedia dibawa menggunakan armada Disdamkar menuju lokasi sunat.
“Akhirnya dia mau kami bawa dengan armada yang sudah disiapkan ke lokasi di Kampung Bulak Temu, tempat Haji Amung. Alhamdulillah sekarang sudah selesai disunat,” tutup Musa. (ris)











