RADARBEKAsi.ID, BEKASI – Setelah lama dinanti, Jembatan Pintu Air Pangeran Jayakarta akhirnya resmi dibuka. Infrastruktur strategis di Jalan Pangeran Jayakarta ini diharapkan menjadi solusi baru untuk memperlancar arus lalu lintas dan konektivitas antarwilayah di Kota Bekasi.
Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (5/1), sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat jaringan infrastruktur perkotaan.
Jembatan Pintu Air Pangeran Jayakarta dibangun untuk menunjang kelancaran mobilitas orang, barang, dan jasa, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan Medan Satria.
Camat Medan Satria Budi Rahman mengatakan, pascaperesmian, pemerintah kecamatan akan menertibkan kebiasaan parkir liar yang selama ini kerap terjadi di sepanjang Jalan Pangeran Jayakarta.
“Selama ini banyak kendaraan parkir di bahu jalan. Ke depan akan kami beri surat imbauan agar warga tidak lagi parkir di bahu jalan, sehingga arus lalu lintas dari jembatan hingga Kalibaru bisa lancar dan terkendali,” ujar Budi.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi untuk menjaga ruas jalan tersebut tetap steril dari parkir sembarangan.
“Saat peresmian tidak ada kendaraan parkir di bahu jalan. Kami sudah berkomunikasi dengan Dishub, dan ke depan akan dilakukan patroli rutin,” katanya.
Selain patroli, pemerintah kecamatan dan Dishub akan melayangkan surat imbauan kepada warga sekitar agar mematuhi larangan parkir di bahu Jalan Pangeran Jayakarta.
Budi berharap, keberadaan jembatan ini tidak hanya memperlancar lalu lintas, tetapi juga menjadi penghubung strategis antarwilayah yang mendorong aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Dengan diresmikannya jembatan ini, manfaatnya diharapkan bisa langsung dirasakan warga, baik dari sisi kelancaran lalu lintas, keselamatan, maupun peningkatan aktivitas ekonomi,” tandasnya.(pay)











