RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di balik data administrasi dan laporan rutin, derita warga masih nyata. Itulah yang mendorong Lurah Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, turun langsung menyambangi rumah warganya yang hidup dalam kondisi rentan, Rabu (7/1).
Didampingi jajaran kelurahan, RT, RW, serta Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Lurah Kodriana mendatangi warga di RT 02 dan RT 03 RW 06. Kunjungan itu menyasar lansia yang hidup bersama anak berkebutuhan khusus di rumah tak layak huni, seorang anak yatim piatu yang diasuh kakek sakit-sakitan, serta keluarga dengan anggota disabilitas yang orang tuanya bekerja serabutan.
“Kami hadir langsung melihat kondisi warga. Ada lansia dengan anak disabilitas di rumah tidak layak huni, ada anak yatim yang dirawat kakeknya yang sudah sakit-sakitan, dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi,” kata Kodriana, yang akrab disapa Rian.
Ia menegaskan, kehadiran aparatur kelurahan tidak boleh berhenti pada urusan administratif semata. Pemerintah, kata dia, harus hadir secara nyata di tengah warga yang sedang berada di titik terendah kehidupannya.
“Warga bukan sekadar data atau laporan. Mereka keluarga besar kita yang harus didampingi, terutama saat menghadapi kesulitan hidup,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran kelurahan juga mendata kebutuhan warga untuk diusulkan mendapatkan bantuan Pemerintah Kota Bekasi melalui sejumlah program, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga bantuan sosial berupa beras dan kebutuhan dasar lainnya.
“Kami sudah usulkan agar mereka mendapat perhatian khusus melalui program Dinas Sosial, Disperkimtan, dan Baznas,” ungkap Rian.(pay)











