Berita Bekasi Nomor Satu

Inara Rusli Bawa Insanul Fahmi ke Psikiater Gegara Dituding NPD, Begini Hasilnya!

Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Foto: kollase/Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Insanul Fahmi belakangan ramai diperbincangkan publik usai dirinya dituding mengidap Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau Gangguan Kepribadian Narsistik. 

Tuduhan tersebut mencuat setelah Insanul dengan penuh percaya diri mengaku mampu menjalani poligami dengan Inara Rusli dan Wardatina Mawa, pernyataan yang kemudian memicu perdebatan luas di media sosial.

Isu tersebut rupanya membuat Inara Rusli merasa gerah. Tak tinggal diam, Inara langsung mengambil langkah tegas dengan mendampingi Insanul Fahmi yang disebut sebagai suami sirinya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mental ke psikiater dan psikolog. 

Langkah ini dilakukan untuk membuktikan bahwa tudingan NPD yang beredar di media sosial tidak berdasar.

Inara mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi mental Insanul dalam keadaan baik dan tidak sesuai dengan tuduhan yang selama ini dialamatkan kepadanya. Hal tersebut disampaikan Inara saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/1).

“Alhamdulillah aku sudah mencoba mendampingi beliau ke psikiater, psikolog dan hasilnya aman, positif, tidak ada yang sesuai dengan tuduhan di sosial media,” ujar Inara, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment pada Jumat (9/1/2026).

Tak hanya membantah tudingan tersebut, Inara juga melontarkan pernyataan menohok kepada pihak-pihak yang dengan mudah memberi label gangguan mental kepada orang lain. Ia menyarankan agar mereka yang menuduh Insanul menderita NPD juga bersedia memeriksakan kesehatan mentalnya, demi kebaikan bersama.

“Untuk orang-orang yang saat ini tengah menuduh orang lain, aku saranin untuk sama-sama kita periksakan diri demi kebaikan dan kesehatan bersama,” tuturnya.

Baca Juga: Inara Rusli Ingin Damai, tapi Wardatina Mawa Tutup Rapat Akses Komunikasi

Di sisi lain, persoalan hukum yang melibatkan Inara Rusli kini terus bergulir. Kasus dugaan akses ilegal yang dilaporkan Inara terhadap sejumlah pihak telah resmi naik ke tahap penyidikan sejak 7 Januari 2026.

Perkembangan ini berpotensi berdampak besar pada laporan Wardatina Mawa terkait dugaan perzinahan yang melibatkan Inara dan Insanul.

Pasalnya, bukti-bukti yang dilampirkan dalam laporan tersebut diduga diperoleh melalui cara ilegal. 

Jika hal itu terbukti, maka laporan Wardatina Mawa berpeluang gugur secara hukum. Situasi ini membuat konflik yang melibatkan ketiga nama tersebut semakin kompleks, baik di ranah hukum maupun di mata publik. (ce2)