RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Aurelie Moeremans kembali menjadi perbincangan hangat di ruang publik setelah perilisan buku memoar terbarunya berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth pada 10 Oktober 2025.
Buku ini dengan cepat menyita perhatian pembaca karena keberanian Aurelie mengungkap kisah kelam masa remajanya sebagai korban child grooming yang dialaminya sejak usia 15 tahun. Memoar tersebut tidak hanya bersifat personal, tetapi juga menyentuh isu sosial yang sensitif dan kerap luput dari perhatian.
Seiring popularitas buku Broken Strings, muncul berbagai spekulasi di media sosial mengenai sosok pria yang diceritakan dalam memoar tersebut.
Salah satu isu yang paling ramai dibicarakan adalah dugaan bahwa aktor sekaligus musisi Roby Tremonti merupakan “mantan suami” Aurelie Moeremans dan dikaitkan dengan karakter dalam buku tersebut.
Menanggapi kabar tersebut, Aurelie memberikan klarifikasi tegas. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menikah sebelumnya dengan siapa pun, termasuk dengan Roby Tremonti.
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi keliru sekaligus meredam spekulasi negatif yang beredar luas di media sosial. Klarifikasi tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa kisah dalam Broken Strings berkaitan langsung dengan pernikahan atau hubungan resmi tertentu.
Roby Tremonti sendiri turut menjadi sorotan publik setelah sejumlah netizen menduga bahwa dirinya adalah sosok di balik karakter “Bobby” yang disebut dalam buku Broken Strings.
Menanggapi tudingan tersebut, Roby menyatakan bahwa tuduhan itu tidak benar dan merupakan fitnah yang berpotensi merusak nama baik serta kariernya. Ia menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan kisah yang dituliskan Aurelie dalam memoarnya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Sebut Richard Lee Kebal Hukum: Ngapain Ributin Dia?
Di tengah polemik yang beredar, kehidupan pribadi Aurelie Moeremans saat ini justru berada dalam fase yang lebih stabil dan bahagia.
Aurelie telah membangun rumah tangga bersama suaminya, Tyler Bigenho. Keduanya resmi menikah pada 30 Desember 2024 dan dikenal sebagai pasangan yang saling mendukung satu sama lain, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi.
Dukungan Tyler Bigenho menjadi salah satu pilar penting bagi Aurelie, terutama ketika ia memutuskan untuk menuliskan dan membagikan pengalaman traumatis masa lalunya melalui Broken Strings.
Dalam beberapa unggahan di media sosial, Aurelie mengungkapkan bahwa sang suami merasa bangga atas keberaniannya untuk bangkit, berdamai dengan masa lalu, dan berbagi kisah tersebut demi membuka kesadaran publik.
Memoar Broken Strings sendiri mengisahkan pengalaman Aurelie saat remaja ketika ia bertemu dengan seorang pria dewasa yang ia samarkan dengan nama “Bobby”. Sosok tersebut diceritakan melakukan praktik grooming secara bertahap, mulai dari pendekatan emosional, manipulasi, hingga eksploitasi psikologis terhadap anak di bawah umur.
Melalui narasi yang jujur dan emosional, Aurelie memperlihatkan bagaimana relasi yang tampak penuh perhatian dapat menyembunyikan bahaya serius.
Kehadiran buku ini memicu diskusi luas mengenai bahaya child grooming dan relasi tidak sehat yang sering kali tidak disadari oleh korban maupun lingkungan sekitarnya. Aurelie berharap memoarnya dapat menjadi peringatan bagi masyarakat sekaligus sumber kekuatan bagi para korban lain yang mungkin mengalami pengalaman serupa.
Dengan dukungan dari suami, keluarga, dan para pembacanya, Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth menjadi lebih dari sekadar memoar pribadi. Buku ini hadir sebagai alat edukasi sosial yang mendorong kesadaran, empati, dan keberanian untuk berbicara tentang isu child grooming yang selama ini kerap terbungkam.(ce2)











