Berita Bekasi Nomor Satu

12 Ribu Warga Tambun Utara Terdampak Banjir

BANJIR: Foto udara banjir di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/1). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekitar 12 ribu warga di Kecamatan Tambun Utara terdampak banjir awal tahun ini.

Camat Tambun Utara, Najmudin, mengatakan hampir semua desa di wilayahnya mengalami dampak banjir, dengan beberapa titik terdalam di Karang Satria, Jejalen Jaya, Srijaya, dan Srimukti.

“Yang paling parah Karang Satria, Jejalen Jaya, Srijaya, dan Srimukti. Ketinggian air 50 sampai 80 cm, dari lutut sampai sedada orang dewasa,” kata Najmudin di posko pengungsian SDN Srimukti 01.

Meski wilayah ini langganan banjir, ini adalah kali kedua banjir besar terjadi akibat luapan Sungai Cikarang Bekasi Laut dan Kali Bekasi.

Saat ini, fokus pihaknya menyiapkan pengungsian dan membuka dapur-dapur umum. mengatakan sejumlah posko pengungsian dibuka di fasilitas umum.

BACA JUGA: Ratusan Warga Desa Srimukti dan Desa Sriamur Tambun Utara Mengungsi Imbas Banjir

“Mereka sudah aman, mereka nanti bisa menetap di sekolah-sekolah, di pasar-pasar, di masjid-masjid dan musala-musala dan pondok pesantren. Kemudian logistik, ini juga sangat diperlukan. Dalam keadaan rumah-rumah mereka terendam, dalam keadaan alat-alat masak mereka terendam, kita butuh dapur umum,” ujarnya.

Dari sekitar 200 ribu warga Tambun Utara, diperkirakan sekitar 10 ribu hingga 12 ribu orang terdampak banjir awal tahun ini.

“Data sementara 200 ribu penduduk Tambun Utara, mungkin sekitar 10 ribu – 12 ribu yang terdampak banjir yang tahun ini,” tandasnya. (ris)