Berita Bekasi Nomor Satu

Perumda Tirta Bhagasasi Perkuat Soliditas Demi Tingkatkan Penyediaan Air Bersih

ILUSTRASI: Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi. FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi menjadikan awal 2026 sebagai momentum untuk memperkuat soliditas seluruh pegawai dan keluarga besar perusahaan, demi peningkatan pelayanan publik di bidang penyediaan air bersih.

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan, mengatakan bahwa setelah melalui berbagai dinamika sepanjang 2025, kini saatnya seluruh jajaran bersatu dan membangun perusahaan secara bersama-sama.

“Setelah melewati dinamika yang berliku sepanjang 2025 kemarin, kini merupakan tahun soliditas. Kita membangun bersama perusahaan yang kita cintai ini, agar terwujudnya pelayanan air bersih kepada publik,” kata Reza.

Ia menekankan pentingnya soliditas seluruh pegawai dan jajaran manajemen dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan, yakni menjadi entitas bisnis yang profesional, sehat, dan siap melayani, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan orientasi pada kepuasan pelanggan.

ILUSTRASI: Sejumlah pegawai Perumda Tirta Bhagasasi mengikuti apel pagi di Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi. FOTO: ISTIMEWA

Menurut Reza, visi dan misi tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh sumber daya manusia memiliki semangat baru, bekerja sesuai perencanaan yang telah ditetapkan, serta berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pencapaian target bisnis perusahaan.

“Tanamkan dalam benak masing-masing bahwa Perumda Tirta Bhagasasi adalah yang paling utama, kemajuan perusahaan menjadi PR utama yang harus diselesaikan. Buktikan, kontribusi baru kita yang lebih baik lagi. Kontribusi yang lebih luar biasa,” ujarnya.

BACA JUGA: Perumda Tirta Bhagasasi Reaktivasi IPA Tambun Utara, Upaya Tingkatkan Layanan Air Bersih

Reza mengakui bahwa perjalanan perusahaan sepanjang 2025 penuh dengan tantangan dan dinamika. Namun berkat kerja keras dan dedikasi seluruh pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi tetap mampu bertahan hingga saat ini.

Selain kehilangan pelanggan dan sejumlah aset potensial yang diserahkan kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai dampak pemisahan sesuai amanah undang-undang, perusahaan juga menghadapi persoalan internal yang berujung pada pengambilan keputusan oleh kuasa pemilik modal, termasuk perombakan jajaran direksi dan dewan pengawas.

“Yang lalu menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Saya ucapkan terima kasih, apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran selama 2025. Kita sambut 2026 dengan penuh harapan dan semangat baru. Kami tantang semua, berikan yang terbaik. Perusahaan menunggu kontribusi teman-teman sekalian,” katanya.

Ke depan, Perumda Tirta Bhagasasi bertekad melakukan akselerasi terhadap sejumlah agenda strategis, di antaranya pengembangan usaha melalui penambahan pelanggan dari sektor industri, bisnis, dan rumah tangga, penciptaan inovasi yang efektif dan efisien, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun ini kita ekspansi lagi ke pelanggan besar sektor industri, pelanggan perusahaan di kawasan industri. Kita perbanyak jaringan-jaringan distribusi air, optimalkan instalasi, perkecil volume tingkat kehilangan air akibat kebocoran, program-program inovasi. Saya yakin perusahaan akan bangkit, maju dan sejahtera. Kita butuh soliditas,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi, Rika Nursantika, mengungkapkan bahwa sejumlah program inovasi terus dijalankan untuk memperkuat soliditas pegawai, di antaranya program Selamat Pagi Air dan Secangkir Kopi Pahit.

Kedua program tersebut menjadi wadah komunikasi bagi pegawai, khususnya di bidang dan divisi teknik, baik di kantor pusat, kantor cabang, maupun cabang pembantu.

“Program sudah dijalankan. Ini menjadi wadah komunikasi dengan pegawai di kantor cabang maupun cabang pembantu, khususnya di pelayanan teknis,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa melalui program tersebut, manajemen dapat mengetahui berbagai persoalan teknis yang dihadapi perusahaan sekaligus mencari solusi terbaik secara bersama-sama.

“Tak hanya itu, direksi juga dapat mengetahui perkembangan terbaru terkait pelayanan air bersih kepada masyarakat di seluruh wilayah kantor cabang atau cabang pembantu,”jelasnya.(and/*)