RADARBEKASI.ID, BEKASI – Gerakan kelola sampah berbasis warga terus digencarkan di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. Warga dari empat RW serentak melakukan penimbangan sampah di Bank Sampah sebagai upaya menekan volume sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan.
Kegiatan penimbangan berlangsung di Bank Sampah RW 04, RW 15, RW 18, dan RW 20, dengan melibatkan pengurus bank sampah serta partisipasi aktif warga yang rutin memilah dan menabung sampah dari rumah masing-masing.
Lurah Jatisari, Agus Sucipto, mengatakan penimbangan bank sampah menjadi salah satu strategi mendorong pengelolaan sampah berbasis lingkungan di tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini melibatkan pengurus Bank Sampah dan partisipasi aktif warga yang secara rutin memilah serta menabung sampah dari rumah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sampah anorganik yang telah dipilah ditimbang berdasarkan jenisnya, lalu dicatat sebagai saldo tabungan warga. Sistem ini, kata Agus, tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada pengurangan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
“Selain bernilai ekonomis, kegiatan ini mendorong perilaku hidup bersih, mengurangi beban TPA, serta mendukung program kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kelurahan Jatisari,” katanya.
Ia berharap, kegiatan rutin ini mampu memperkuat komitmen bersama antara warga dan pengelola bank sampah dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Bank Sampah diharapkan menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di tingkat wilayah,” tandasnya. (pay)











