Berita Bekasi Nomor Satu

Lima Titik Tanggul Sungai Citarum di Muragembong Kritis, Camat Desak BBWSC Lakukan Langkah Preventif – Antisipatif

BANJIR: Foto udara banjir di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (20/1). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah lima titik tanggul di sepanjang Sungai Citarum Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, berada dalam kondisi kritis.

“Di lima titik di Pantai Bakti ini ada kondisi tanggul yang sudah runtuh. Ada kondisi tanggul yang memang sudah tidak ada betonnya. Sudah cukup lama tergerus air, sehingga mengancam badan jalan yang hanya bertahan dengan karung-karung,” ungkap Camat Muaragembong, Sukarmawan, Selasa (20/1).

Menurutnya, kebocoran tanggul di sejumlah titik menyebabkan air Sungai Citarum meluap ke jalan dan permukiman warga. Kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan permanen dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC).

Sukarmawan mendesak BBWSC segera bertanggung jawab dan melakukan penanganan permanen karena perbaikan sementara dinilai tidak efektif.

BACA JUGA: https://radarbekasi.id/2026/01/20/ratusan-kepala-keluarga-terdampak-banjir-imbas-tanggul-sungai-citarum-di-muaragembong-bekasi-jebol/

“Kami mendesak BBWS Citarum untuk segera melakukan langkah preventif-antisipatif dengan membangun tanggul permanen,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berulang kali meminta BBWSC agar membangun tanggul permanen. Namun, belum ditindaklanjuti.

“Kami sudah sampaikan berkali-kali dalam pertemuan, karena tanggul darurat ini tidak akan kuat bertahan, bahkan satu minggu pun kecil kemungkinannya,” tegas Sukarmawan. (ris)