RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pengumpulan donasi dari warga Kota Bekasi untuk korban bencana di Sumatera masih mengalir deras. Kecamatan Rawalumbu dan Kecamatan Bekasi Timur secara resmi menyerahkan hasil penggalangan donasi warga kepada Pemerintah Kota Bekasi dengan total dana yang telah dihimpun mencapai Rp4,3 miliar.
Penyerahan donasi dilakukan langsung kepada Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Rawalumbu, Sabtu (17/1) malam. Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan ke wilayah terdampak bencana di Sumatra melalui Pemkot Bekasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi tingginya kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat di dua kecamatan tersebut. Menurutnya, solidaritas ini mencerminkan karakter warga Kota Bekasi yang tangguh dan memiliki empati sosial yang kuat.
“Semangat kebersamaan ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Bekasi tidak tinggal diam ketika saudara-saudaranya tertimpa musibah,” ujar Tri.
Secara keseluruhan, dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun dari berbagai wilayah di Kota Bekasi mencapai sekitar Rp4,3 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp600 juta telah disalurkan pada tahap awal, sementara penggalangan donasi masih terus dibuka hingga 6 Februari 2026.
Tri menegaskan, partisipasi masyarakat masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Seluruh donasi yang terkumpul, kata dia, akan dikelola secara transparan dan disalurkan tepat sasaran.
“Penggalangan donasi ini masih kami buka sampai 6 Februari. Dana yang terkumpul akan kami kelola secara akuntabel untuk membantu pemulihan daerah terdampak,” katanya.
Rencananya, bantuan tersebut akan difokuskan pada pembangunan kembali infrastruktur penting, seperti sekolah, puskesmas, serta rumah ibadah, agar dampak bantuan bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Kecamatan Bekasi Timur tercatat berhasil menghimpun donasi sebesar Rp307.040.500, sementara Kecamatan Rawalumbu mengumpulkan Rp272.964.704. Dana tersebut berasal dari gotong royong berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur wilayah hingga partisipasi langsung warga.(pay)











