RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Manohara Odelia Pinot belakangan menjadi sorotan publik setelah berani mengungkap kisah kelam masa lalunya yang melibatkan sang ibu, Daisy Fajarina. Pengakuan tersebut disampaikan Manohara melalui sejumlah unggahan di Instagram Stories dan langsung menuai perhatian luas dari warganet.
Dalam pengakuannya, Manohara mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sang ibu tidak pernah berjalan harmonis sejak ia masih kecil.
Bahkan, ia mengaku merasa kesulitan untuk menyebut wanita yang telah melahirkannya itu sebagai seorang ibu. Hal tersebut, menurut Manohara, disebabkan oleh tindakan Daisy Fajarina yang dinilainya tidak mencerminkan kasih sayang dan peran seorang ibu pada umumnya.
“Aku bahkan kesulitan menyebutnya ibuku, karena tindakannya bertentangan dengan setiap definisi kemanusiaan tentang bagaimana seharusnya seorang ibu,” tulis Manohara dalam bahasa Inggris melalui unggahan Instagram Stories-nya pada Senin (19/1).
Tak berhenti di situ, Manohara juga mengungkap fakta mengejutkan terkait sang ibu. Ia menyebut Daisy Fajarina telah lama terlibat secara mendalam dengan praktik ilmu hitam. Menurut Manohara, ibunya kerap mendatangi dukun dan orang pintar di berbagai daerah di Indonesia.
“Ibu saya sudah lama terlibat secara mendalam dalam ilmu sihir hitam. Di Indonesia, ia sering mengunjungi dukun dan orang pintar,” ungkapnya.
Manohara mengaku keterlibatan sang ibu dalam praktik tersebut turut menyeret dirinya sejak usia dini.
Ia kerap diajak mengunjungi tempat-tempat praktik perdukunan di berbagai wilayah, seperti Sukabumi dan Bogor. Hal ini dilakukan lantaran ibunya menuding Manohara tidak patuh akibat adanya roh jahat di dalam tubuhnya.
“Ketika saya masih kecil, ia sering mengajak saya ke tempat-tempat seperti Sukabumi dan Bogor karena ia percaya saya tidak cukup patuh. Dia percaya ada roh jahat di dalam tubuh saya,” tutur Manohara.
Lebih lanjut, Manohara mengungkapkan bahwa dirinya juga dipaksa menjalani berbagai ritual yang menakutkan.
Baca Juga: Sosok Vie Shantie Khan, Diduga Istri Baru Gubernur Aceh Muzakir Manaf
Ia mengaku harus meminum air ritual, mandi dengan minyak tertentu, hingga menjalani praktik-praktik yang membuatnya kebingungan dan ketakutan. Pengalaman pahit tersebut meninggalkan trauma mendalam yang masih membekas hingga ia dewasa.
“Saya dipaksa minum air ritual, mandi dengan minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan dan membingungkan. Pengalaman-pengalaman ini menimbulkan trauma dan terus membekas dalam diri saya hingga dewasa,” akunya.
Di akhir pengakuannya, Manohara menegaskan bahwa praktik ilmu hitam yang dilakukan ibunya sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran Agama Islam. Ia merasa perlu meluruskan anggapan yang keliru di tengah masyarakat.
“Saya ingin memperjelas satu hal. Ini bukan Islam. Ilmu hitam dilarang dalam Islam,” pungkas Manohara dengan tegas.
Pengakuan Manohara tersebut menuai beragam reaksi dari publik, mulai dari simpati hingga dukungan, atas keberaniannya membuka luka lama yang selama ini ia pendam. (ce2)











