RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Momen lamaran El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar pada Rabu (21/1/2026), menjadi salah satu peristiwa paling mencuri perhatian publik. Bukan sekadar penanda keseriusan hubungan keduanya, acara ini juga menghadirkan potret romansa yang matang, tenang, dan berkelas.
Bertempat di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta Selatan, prosesi lamaran berlangsung secara intimate dengan suasana alam yang menenangkan, menciptakan kesan hangat dan penuh keintiman.
Syifa Hadju tampil memukau dalam balutan kebaya bernuansa soft terracotta rancangan Studio Boh. Pilihan warna lembut ini memancarkan kesan hangat, feminin, sekaligus dewasa.
Potongan kebaya yang sederhana namun kaya detail mempertegas siluet tubuhnya tanpa terlihat berlebihan, selaras dengan konsep lamaran yang intimate dan elegan.
Riasan wajah Syifa dibuat natural dengan sentuhan glowing look, menonjolkan kecantikan alaminya. Hasilnya, Syifa tampil memesona dengan aura calon pengantin yang tenang dan bersinar, menghadirkan keanggunan yang tak dibuat-buat.
Tak kalah mencuri perhatian, El Rumi hadir mengenakan beskap berwarna terracotta senada dengan kebaya Syifa. Perpaduan warna hangat dan potongan klasik beskap menciptakan kesan maskulin namun tetap modern.
Penampilannya terlihat rapi, dewasa, dan berwibawa, seolah menegaskan kesiapan El untuk melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih serius bersama Syifa Hadju.
Keselarasan busana keduanya memperkuat kesan bahwa lamaran ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen dua insan yang telah matang secara emosional.
Baca Juga: Pevita Pearce Panik Dengar Bunyi Token Listrik di Rumah, Dikira Bom Mau Meledak!
Keserasian El dan Syifa semakin terpancar berkat dekorasi karya Rangkai Riefinka, yang mengusung palet warna putih, krem, beige, cokelat muda, hingga deep brown. Berlokasi di Area Melati Glass House, dekorasi dipenuhi elemen flora dan dedaunan organik yang menyatu indah dengan suasana hijau Hutan Kota.
Nuansa earthy dan natural tersebut menciptakan latar yang tenang dan hangat, seakan menjadi simbol kisah cinta El dan Syifa yang sederhana, tulus, namun penuh makna, sebuah oase romantis di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Tak hanya memikat secara visual, momen lamaran ini juga sarat emosi. Tatapan hangat, senyum tenang, serta bahasa tubuh alami yang ditunjukkan El dan Syifa selama prosesi berlangsung menjadi bukti kuatnya ikatan di antara mereka.
Saat El menyampaikan niat serius untuk meminang Syifa, keduanya tampak percaya diri namun tetap rendah hati, mencerminkan pasangan yang siap membangun masa depan bersama.
Lamaran ini menjadi awal perjalanan menuju hari pernikahan yang dinantikan, sekaligus momen berharga yang akan selalu dikenang.
Dengan balutan busana elegan, konsep acara yang hangat, serta aura kebahagiaan yang terpancar jelas, penampilan Syifa Hadju dan El Rumi sukses meninggalkan kesan mendalam. (ce2)











