RADARBEKASI.ID, CALIFORNIA – Pucuk pimpinan Apple Inc. secara diam-diam bakal mengalami perubahan struktural. John Ternus, Wakil Presiden Senior Bidang Rekayasa Perangkat Keras Apple, digadang-gadang memegang peran kunci dalam pengawasan seluruh proses desain perusahaan teknologi terbesar dunia.
Posisi ini menempatkan tanggung jawab John Ternus melampaui ranah engineering tradisional, sekaligus menyatukan dua pilar utama Apple yakni desain dan rekayasa di bawah satu figur kepemimpinan eksekutif.
Sejumlah kalangan menilai, perombakan tim desain ini bukan sekadar penyesuaian organisasi, melainkan bagian dari planning suksesi jangka panjang yang menempatkan John Ternus sebagai figur utama pasca kepemimpinan Tim Cook.
Dilansir dari Apple Insider, Jumat (23/1/2026), CEO Apple Tim Cook telah menempatkan tim desain di bawah kendali Ternus sejak akhir 2025. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Ternus kini menjadi “executive sponsor” untuk seluruh pekerjaan desain Apple, baik di ranah perangkat keras maupun perangkat lunak, serta memimpin pembahasan desain dalam rapat jajaran eksekutif perusahaan.
BACA JUGA: Apple Rilis iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max, Ini Spesifikasi dan Harganya
Berbicara mengenai perluasan peran Ternus, laporan Financial Times yang dikutip Reuters menyatakan: “John Ternus, wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat keras Apple, dipandang secara luas sebagai kandidat paling mungkin untuk menggantikan Tim Cook.”
Menariknya, perubahan strategis ini dilakukan tanpa pengumuman resmi kepada publik. Struktur organisasi internal maupun eksternal Apple juga belum diperbarui untuk mencerminkan perubahan tersebut.
Apple Insider mencatat bahwa ketiadaan pengumuman ini dipandang sebagai langkah yang disengaja untuk menghindari sorotan dini terhadap proses suksesi dan mengurangi spekulasi yang dapat memengaruhi pasar.
Posisi Ternus menjadi semakin signifikan setelah Jeff Williams, yang sebelumnya memegang peran pengawasan desain, pensiun pada akhir 2025. Dengan kepergian Williams, jalur kepemimpinan desain kini sepenuhnya berada di tangan eksekutif yang selama ini juga memimpin produk-produk inti Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac.
Para pengamat industri menilai keputusan ini sebagai bagian dari pola Apple dalam menyiapkan suksesi secara bertahap dan sistematis daripada perombakan mendadak.
Menurut laporan Bloomberg, Cook juga berupaya melibatkan Ternus dalam lebih banyak aspek bisnis perusahaan, sebuah langkah yang memperkuat persepsi bahwa ia tengah dipersiapkan untuk peran puncak di masa depan.
Tim Cook sendiri telah memimpin Apple sejak 2011 dan genap berusia 65 tahun pada November 2025. Meskipun tidak ada indikasi Cook akan segera mundur, perencanaan suksesi merupakan bagian dari tanggung jawab strategis seseorang pada posisi CEO, terutama di perusahaan teknologi dengan skala dan pengaruh global seperti Apple.
Tim desain Apple memiliki sejarah panjang dalam membentuk arah perusahaan. Di bawah kepemimpinan Jony Ive, desain menjadi elemen pembeda utama yang membawa Apple ke puncak industri teknologi global. Dengan menempatkan desain di bawah kendali Ternus, Apple secara implisit menegaskan bahwa pemimpin masa depan harus memahami integrasi mendalam antara estetika dan rekayasa produk.
Bagi pasar dan investor global, langkah ini dipandang sebagai sinyal stabilitas tata kelola. Apple tidak menunggu krisis suksesi untuk bertindak, tetapi membangun transisi secara bertahap melalui perluasan tanggung jawab dan eksposur strategis kandidat penerus. Perubahan ini menandai arah baru dalam evolusi kepemimpinan di salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia. (jpc)











