RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, angkat bicara terkait kerusakan Jalan Nonon Sonthanie, Bekasi Timur, pascahujan.
Idi menyebut jalan tersebut merupakan yang paling parah di Kota Bekasi saat ini. Ia memastikan penanganan di lokasi sudah dimulai sejak Senin (26/1).
“Yang paling parah, di Nonon Sonthanie dan hari ini sudah mulai kita kerjakan,” ujar Idi di Pemkot Bekasi pada Senin, (26/1).
Ia menyebut, sejauh ini dari total 12 Kecamatan di Kota Bekasi, sebaran titik kerusakan jalan berdasarkan hasil pengecekan dan laporan yang telah dilakukan DBMSDA, mencapai 34 titik kerusakan.
“Jadi kemarin udah dicek dikonversi ini menyebar di 12 kecamatan sekitar ada 34 titik ya. Tapi itu ada variasi, ada yang kecil, ada yang besar,” ungkap Idi.
Lebih lanjut, Idi menjelaskan bahwa penanganan kerusakan di berbagai ruas jalan dilakukan secara bertahap. Sementara untuk kerusakan jalan besar prosesnya dilakukan melalui tahapan pengadaan dan lelang yang saat ini sudah mulai berjalan.
“Yang di Nonon Sonthanie itu kan gede banget tuh anggarannya. Nah itu SPK udah ada dan mulai diuruk bisa dicek di lapangan, udah dikerjakan,” pungkasnya. (cr1)











