Berita Bekasi Nomor Satu

Balita Jatuh ke Kali Cikarang, Ditemukan Setelah Satu Hari

EVAKUASI KORBAN HANYUT : Petugas gabungan mengevakuasi korban hanyut di Kali Cikarang, Desa Jayasampurna, Serangbaru, Selasa (27/1). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang balita berinisial I ditemukan tewas setelah tenggelam di aliran Kali Cikarang, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru. Korban ditemukan pada Selasa (27/1), setelah dilaporkan hilang pada Senin (26/1).

Komandan Tim Basarnas Unit Siaga SAR Bekasi, I Putu Suwartika, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan jarak sekitar 1,7 KM dari lokasi kejadian,” ucap Putu, Selasa (27/1).

Petugas gabungan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 1,7 kilometer dari titik korban pertama kali dilaporkan jatuh. Setelah dievakuasi dari perairan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Selanjutnya langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Dalam proses pencarian, petugas menghadapi beberapa kendala. Salahsatunya kondisi aliran Kali Cikarang yang dipenuhi bambu.

“Hal ini membuat proses manuver dan penyisiran menjadi cukup sulit,” ucapnya.

Peristiwa bermula pada Senin (26/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain di tepi Kali Cikarang bersama dua temannya. Kondisi tepi sungai yang licin membuat ketiganya terpeleset dan jatuh ke dalam aliran sungai.

Saksi mata di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan dua teman korban. Namun, I terbawa arus deras dan tidak berhasil diselamatkan.

Tim SAR Gabungan mengerahkan puluhan personel yang dibagi ke beberapa unit. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet sejauh 3 kilometer dari lokasi kejadian, serta pemantauan jalur darat sejauh dua kilometer.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Unit Siaga SAR Bekasi, Polsek dan Babinsa Serang Baru, BPBD Kabupaten Bekasi, hingga belasan organisasi relawan seperti KORGAD, ESLAN, Semut Rescue, SAR MTA, Senkom Rescue, dan dukungan masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing. (ris)