RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah nanti.
Setelah JPO tersebut selesai, akses penyeberangan di Jalan Ir Juanda sekaligus pintu selatan Stasiun Bekasi direncanakan akan ditutup.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, mengatakan pekerjaan fisik JPO telah berjalan sejak pekan lalu setelah perizinan dari Kementerian Perhubungan dan pihak stasiun tuntas.
BACA JUGA: Pembangunan JPO Stasiun Bekasi Segera Dimulai
“Pekerjaan fisik sudah mulai dari minggu kemarin. Sebelumnya sempat terkendala perizinan dari Kemenhub dan stasiun, tapi sekarang izin sudah keluar dan sudah oke,” ujar Idi, Selasa (27/1).
Ia menyebutkan, pembangunan JPO ditargetkan selesai dalam waktu relatif singkat. “Lama pekerjaan sekitar dua sampai tiga bulan,” katanya.
JPO tersebut dirancang terhubung langsung dengan area Stasiun Bekasi. Dengan skema itu, penyeberangan pejalan kaki di permukaan Jalan Ir. H. Juanda akan ditiadakan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Nanti JPO langsung masuk ke stasiun. Jadi penyeberangan di bawah tidak ada lagi. Median jalan akan kita pasang pembatas supaya tidak bisa dilalui pejalan kaki,” jelas Idi.
Terkait rekayasa lalu lintas, Idi mengatakan DBMSDA telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi. Penutupan penyeberangan di bawah jalan, khususnya di sekitar pintu selatan stasiun, akan dilakukan setelah JPO siap digunakan.
“Kalau JPO sudah jadi, pintu selatan bisa ditutup. Jadi orang yang mau masuk stasiun lewat situ langsung menyeberang lewat atas,” katanya.
Selama proses pembangunan, pekerjaan konstruksi tetap berjalan meski terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya penyesuaian posisi pondasi agar tidak mengganggu aktivitas usaha di sekitar lokasi.
“Kemarin sempat ada keberatan dari pengusaha di depan ruko. Akhirnya kita geser sedikit pondasinya supaya tetap ada akses. Ini kan kebutuhan masyarakat banyak, akhirnya sudah disepakati,” ujar Idi.
Ia memastikan pembangunan JPO tetap memanfaatkan jalur pedestrian yang ada. Ke depan, kawasan Stasiun Bekasi juga akan ditata lebih lanjut seiring rencana pengembangan fasilitas park and ride di sekitar lokasi. (rez)











