RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pemuda bernama Galang (25), warga Kampung Poncol, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, dilaporkan hilang tenggelam di Kali Bekasi, Minggu (1/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penarik perahu penyeberangan atau eretan) diduga terpeleset saat hendak mencuci tangan usai bekerja.
Peristiwa nahas itu bermula ketika Galang bersama empat rekan seprofesinya menebang pohon di bantaran Kali Bekasi. Setelah pekerjaan selesai, korban berniat membersihkan diri karena tangan dan kakinya dipenuhi lumpur.
Ia kemudian naik ke atas perahu eretan untuk mencuci tangan. Namun, kondisi permukaan perahu yang licin membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan tercebur ke aliran sungai.
”Nebang kayu dulu, terus kumpul di perahu. Pas korban cuci tangan nyebur,” ucap salahsatu warga Eriyuloh (49).
Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus bawah sungai membuat tubuh korban dengan cepat menghilang dari permukaan air.
“Temannya coba menolong tapi gak tertolong. Yang tercebur satu orang, kawannya nolongin 15 menit langsung hilang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan proses pencarian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran sungai hingga radius lima kilometer ke arah hilir. Sementara tim lainnya melakukan teknik blending atau manuver perahu di titik awal korban jatuh untuk memicu tubuh korban naik ke permukaan.
“Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet dan pemantauan secara visual melalui jalur darat di sepanjang Kali Bekasi hingga radius 1 km dari lokasi kejadian. Hingga sore ini pencarian masih dilakukan oleh unsur SAR gabungan dengan hasil masih nihil,” tandas Desiana. (ris)











