RADARBEKASI.ID, BEKASI – Cacahan kertas yang diduga uang rupiah ditemukan berserakan di sebuah lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi. Temuan tersebut terekam dalam video seperti diunggah akun Instagram @sahabatpedulilingkungan.
Dalam video itu terlihat potongan kertas berwarna merah dan biru menyerupai pecahan uang rupiah. Warna merah diduga berasal dari uang pecahan Rp100 ribu, sementara warna biru menyerupai pecahan Rp50 ribu. Cacahan tersebut tampak berserakan di area TPS. Sebagian lainnya tersimpan di dalam karung putih.
Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, membenarkan temuan tersebut. DLH bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, tim Gakkum, serta ketua RT setempat telah meninjau lokasi.
Dijelaskan, TPS liar itu berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, tidak jauh dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Lahan pembuangan sampah diketahui milik seorang warga bernama H Santo. Menurut Dedi, hasil peninjauan menunjukkan cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli.
“Iya cacahan uang asli,” ucap Dedi saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Selasa (3/2).
Dedi membantah adanya limbah medis di lokasi tersebut seperti isu yang beredar. Dalam peninjauan, kata dia, petugas memang menemukan plastik bag berwarna kuning yang lazim digunakan untuk limbah medis, namun isinya kosong.
“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge seperti yang diberitakan media namun ditemukan cacahan uang berwarna merah serta plastik bag berwarna kuning (yang biasa digunakan untuk menyimpan limbah medis) namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya,” tambahnya.
Atas temuan tersebut, DLH Kabupaten Bekasi kini berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri asal-usul cacahan uang tersebut.
“KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah dan pihak pengangkut dan penghasilnya,” tandasnya. (ris)











