Berita Bekasi Nomor Satu

Pemerintah Bekasi dan Warga Duduk Bareng Cari Solusi Banjir di Harapan Indah

DIALOG: Perwakilan Pemkot dan Pemkab Bekasi hadir dalam forum dialog antar paguyuban warga yang digelar di Cluster Gardenia, Harapan Indah, Kamis (5/2). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perwakilan Pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi duduk satu meja bersama warga dan pengelola kawasan perumahan Harapan Indah, membahas solusi penanganan banjir yang selama ini terus mendera.

Dialog antar paguyuban warga digelar di Cluster Gardenia, Harapan Indah, Kamis (5/2). Lurah Pejuang dan Lurah Medan Satria mendampingi Camat Medan Satria Budi Rahman dalam forum yang mempertemukan unsur pemerintah, legislatif, pengelola kawasan, hingga perwakilan warga.

“Dialog ini untuk menyamakan persepsi karena banjir di Harapan Indah tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi lintas wilayah,” ujar Budi.

Sejumlah pemangku kepentingan hadir, di antaranya anggota DPRD Kota Bekasi, DPRD Kabupaten Bekasi, DPRD Provinsi Jawa Barat, aparat Desa Pusaka Rakyat, manajemen Town Management Harapan Indah, serta para Ketua RW se-kawasan Harapan Indah.

Dalam pertemuan itu, persoalan drainase lintas batas wilayah menjadi sorotan utama. Sistem saluran air yang saling terhubung namun berbeda kewenangan dinilai menjadi salah satu penyebab genangan kerap berulang.

Selain itu, normalisasi saluran air dan peningkatan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan juga masuk agenda pembahasan. Pemerintah menilai peran masyarakat tetap krusial agar aliran air tidak tersumbat sampah.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi dalam penanganan banjir secara terpadu.

“Kalau tidak kompak dari hulu ke hilir, banjir akan terus jadi masalah tahunan. Sinergi ini kunci agar penanganan bisa lebih cepat dan berkelanjutan,” tandas Budi. (pay)