RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Hampir dua minggu berlalu sejak kepergian selebgram Lula Lahfah, namun suasana duka masih terasa kuat di antara keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya.
Rasa kehilangan itu kembali mengemuka setelah sebuah kisah menyentuh terungkap ke publik melalui potongan buku harian Lula yang dibagikan oleh sahabat dekatnya, selebgram Risya Brabro.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Risya membagikan tulisan tangan Lula yang dibuat tidak lama sebelum kepergiannya. Catatan sederhana itu justru menyimpan makna mendalam tentang hari-hari terakhir Lula, terutama soal orang-orang yang menjadi sumber ketenangan dalam hidupnya.
Dalam unggahan tersebut, Risya juga menuliskan pesan emosional yang ditujukan langsung kepada mendiang sahabatnya. Ia mengungkapkan bahwa sejak Lula pergi, tak ada satu hari pun yang terlewati tanpa rasa rindu.
“Hai Lul, gimana kabarmu di sana? Sudah dua minggu sejak kamu pergi, dan tidak ada satu hari pun aku tidak memikirkanmu,” tulis Risya dalam unggahan Instagramnya, yang diterjemahkan dari bahasa Inggrs.
Risya, yang dikenal sebagai bagian dari lingkar pertemanan “Geng Hanam” bersama Awkarin, Sarah Gibson, Dara Arafah, Keanu, dan Audrey Jesslyn, mengaku baru benar-benar membaca langsung buku harian Lula yang sebelumnya hanya sempat diceritakan kepadanya.
Ia mengungkapkan bahwa Lula memiliki kebiasaan menuliskan tiga hal yang ia syukuri setiap hari. Saat membaca catatan itu, Risya tak mampu menahan emosinya, terutama ketika menyadari bahwa namanya berulang kali muncul dalam tulisan Lula.
“Akhirnya aku melihat tulisan yang pernah kamu ceritakan ke aku tentang tiga hal yang selalu kamu syukuri setiap hari,” lanjut Risya.
Baca Juga: Ardi Bakrie Kepergok Komentar di Video Erika Carlina, Langsung Buru-buru Dihapus!
Ia mengaku perasaannya bercampur aduk ketika mengetahui bahwa kehadirannya menjadi salah satu sumber ketenangan bagi Lula.
“Mengetahui kalau aku termasuk dalam hal-hal yang kamu syukuri membuat hatiku merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan. Rasanya bahagia, tapi juga hancur di saat yang sama,” ungkapnya.
Dalam unggahan yang sama, Risya juga menyampaikan penyesalan mendalam karena merasa belum cukup menunjukkan rasa sayangnya kepada Lula semasa hidup.
“Andai aku lebih sering bilang betapa berharganya dirimu buatku. Aku rindu mendengar suaramu, atau sekadar menerima satu notifikasi darimu. Kamu akan selalu hidup di hatiku,” tulis Risya menutup pesannya.
Tak hanya itu, Risya turut membagikan beberapa catatan asli Lula yang ditulis pada 23 dan 24 Desember 2025, sekitar sebulan sebelum Lula Lahfah dikabarkan meninggal dunia pada 23 Januari 2026. Dalam catatan tersebut, Lula menuliskan hal-hal sederhana yang ia syukuri setiap hari.
Pada 23 Desember 2025, Lula menulis rasa syukurnya karena sempat melakukan panggilan video dengan Risya dan saling berbagi masalah, yang menurutnya sangat menenangkan. Ia juga bersyukur karena pasangannya masih mau berbicara dengannya.
Sementara pada 24 Desember 2025, Lula mencatat rasa syukur karena bisa menghabiskan waktu di rumah Risya, memiliki keberanian untuk keluar malam bersama Sarah, Keanu, dan Risya, serta merasa bersyukur memiliki sosok Risya yang mampu menenangkannya.
Ia juga menyebut rasa terima kasih kepada seorang bernama Asiah yang mengingatkannya untuk makan.
Tulisan-tulisan sederhana tersebut menjadi gambaran betapa besar arti persahabatan dan dukungan emosional bagi Lula di hari-hari terakhir hidupnya.
Baca Juga: YouTuber 17,7 Juta Subscribers Bobon Santoso Umumkan Pensiun, Jual Akun Rp20 Miliar!
Unggahan Risya pun langsung dipenuhi berbagai komentar dari warganet. Banyak yang mengaku tersentuh oleh kisah persahabatan mereka dan ikut merasakan kehilangan atas kepergian Lula Lahfah, sosok yang dikenal ceria namun ternyata menyimpan pergulatan batin yang dalam.(ce2)











