Berita Bekasi Nomor Satu

Hector Souto ‘Lelah’ Disebut Pencetak Sejarah: Ini Kesuksesan Tim, Bukan Soal Satu Orang

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto Vazquez. Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto mengungkap kekesalannya lantaran kerap disebut sebagai pencetak sejarah. Padahal menurutnya yang berperan dalam pembuatan sejarah itu adalah seluruh jajaran tim futsal Garuda.

Hal itu ia sampaikan setelah sukses membawa Timnas Futsal Indonesia mengalahkan Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026 dengan skor 5-3 dalam pertandingan penuh drama di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis (5/2/2026) malam.

“Saya tidak menciptakan sejarah. Saya bukan pembuat sejarah. Tim saya adalah pembuat sejarah. Ini bukan soal satu orang. Ini soal semua orang,” kata Souto usai pertandingan.

Kemenangan manis itu terasa sangat spesial bagi Timnas Futsal Indonesia sebab untuk pertama kali dalam sejarah Timnas Futsal Indonesia melaju ke final dalam ajang Piala Asia.

BACA JUGA: Gilas Jepang 5-3, Pemain Asal Bekasi Bantu Indonesia Cetak Sejarah Tembus Final Piala Asia Futsal 2026

Pelatih kebangsaan Spanyol itu sudah tercatat berulangkali membawa Timnas Futsal Indonesia mengukir sejarah, dengan membuat Garuda juara Piala AFF 2024, meraih emas SEA Games 2025, dan lolos ke Final Piala Asia Futsal 2026.

Rentetan prestasi itulah yang membuat namanya dielu-elukan oleh masyarakat dan penggemar futsal Indonesia sebagai pencetak sejarah manis olahraga Futsal tanah air.

“Dan saya mulai sedikit lelah dengan istilah ‘pembuat sejarah’ dan Hector Souto. Ini soal semua orang. Bukan hanya para pemain yang ada di sini,” tambahnya.

Lebih jauh Souto menyebut hasil gemilang yang diraih saat ini tidak terlepas dari peran pemain yang turut menjadi bagian Timnas Futsal Indonesia sebelumnya. Dimulai dari Evan Soumilena, Muhammad Syaifullah, Andarias Kareth, Guntur Sulistyo, Dipo Arrahman, Imam Anshori, hingga Muhammad Albagir.

“Ini adalah sebuah kesuksesan dari begitu banyak orang yang bekerja bersama. Dan tentu saja kami sangat bangga dengan apa yang kami lakukan. Kami sangat bangga dengan apa yang kami lakukan. Kami berusaha mendorong batas kemampuan Indonesia ke standar internasional,” ucap dia.

“Saya rasa sekarang kami berhasil. Tapi penggemar kami juga harus mengerti bahwa kami sama saja, menang atau kalah. Maksud saya, kami selalu berusaha sebaik mungkin. Jadi terkadang kami akan berhasil, terkadang kami tidak akan berhasil,” jelas Souto menambahkan. (cr1)