RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali mempertegas posisinya sebagai pionir dalam keamanan digital, inovasi teknologi, dan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) di Indonesia. Komitmen nyata dalam melindungi privasi nasabah dan memastikan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab ini ditandai dengan diraihnya dua sertifikasi berstandar internasional, ISO Privasi Data (ISO 27701) dan ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001).
Penyerahan dua sertifikat ISO sekaligus ini dilakukan di Menara BCA Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (06/02/2026). Dalam acara tersebut hadir Direktur BCA Santoso serta Senior EVP Group Strategic Information Technology BCA David Formula.
Dalam sambutannya, Santoso menyatakan pencapaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan BCA sebagai institusi perbankan terutama dalam usaha menjaga kepercayaan nasabah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
BACA JUGA: Nasabah Tajir Muda “BCA Young Community” Kini Punya Lebih dari 10.000 Anggota
“Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama bagi keberhasilan yang telah diraih oleh BCA sejauh ini. Sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab,” ujar Santoso.
Santoso menyampaikan bahwa sertifikasi ISO 27701:2019 merupakan sertifikasi berstandar internasional yang berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam mengelola dan melindungi data pribadi nasabah secara menyeluruh, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data. “Sertifikasi ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, ISO 42001:2023 merupakan sertifikasi berstandar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan (AI). Standar ini dirancang untuk memastikan pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Dengan diraihnya dua sertifikasi berstandar internasional, Santoso menegaskan hal ini menjadi langkah nyata dari BCA dalam memperkuat tata kelola perusahaan dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan. Yang tidak kalah penting, transformasi digital yang dilakukan, bukan semata untuk memberi kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah, namun juga memberikan rasa aman.
“Kami percaya inovasi ini harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang kuat. Melalui penerapan standar ini, BCA berupaya menghadirkan layanan yang aman dan andal untuk nasabah BCA. Kami berkomitmen untuk senantiasa Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan perbankan yang aman, inovatif, dan berorientasi pada perlindungan nasabah,” tutup Santoso. (bps/*)











