Berita Bekasi Nomor Satu

Eca Aura Klarifikasi Isu Tabung Whip Pink di Rumahnya: Awalnya Aku Cuma…

Potret Eca Japasal alias Eca Aura. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Selebgram Eca Aura akhirnya angkat bicara untuk meluruskan isu yang beredar mengenai dugaan keberadaan tabung berwarna pink berisi gas nitrus oksida di rumah barunya. Klarifikasi tersebut disampaikan Eca setelah berbagai asumsi dan spekulasi dari warganet ramai diperbincangkan di media sosial.

Eca mengaku baru memberikan penjelasan karena dirinya sempat merasa terkejut dengan arah pembahasan yang berkembang. 

Menurutnya, unggahan video yang awalnya hanya bertujuan membagikan momen pindah rumah justru memicu penafsiran lain yang sama sekali tidak ia duga. Hal itu diungkapkan Eca melalui video klarifikasi yang diunggah di akun TikTok pribadinya pada Minggu (8/2).

Dalam pernyataannya, Eca menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa memberikan penjelasan. Ia mengaku kaget melihat reaksi publik yang mengaitkan videonya dengan isu tabung pink yang belakangan menjadi sorotan. 

Eca menegaskan bahwa video tersebut tidak memiliki maksud lain selain berbagi cerita tentang kepindahannya ke tempat tinggal baru.

“Maaf aku baru bisa bicara sekarang karena jujur kemarin aku cukup kaget dengan arah perbincangan yang berkembang. Awalnya aku cuma nge-share soal pindahan rumah, terus muncul asumsi lain yang di luar dugaan,” kata Eca, dikutip Senin (9/2/2026).

Lebih lanjut, Eca juga menanggapi kekhawatiran warganet yang mengaitkan videonya dengan unggahan lama beberapa bulan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah memiliki, menggunakan, maupun terlibat dalam aktivitas apa pun yang berkaitan dengan tabung pink berisi nitrus oksida.

“Aku tahu banyak yang tanya dan khawatir soal video aku beberapa bulan yang lalu yang kemudian dikaitkan dengan isu tabung pink,” lanjutnya.

Baca Juga: Eca Japasal Kepergok Simpan Tabung Whip Pink Saat Bikin Konten Pindahan Rumah

Eca menjelaskan bahwa potongan video yang beredar diambil sekitar dua bulan lalu tanpa disertai konteks yang utuh, sehingga memunculkan kesalahpahaman di kalangan publik. Menurutnya, penggalan video tersebut kemudian ditafsirkan secara keliru dan berkembang menjadi isu yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

“Di sini aku mau menyampaikan dengan jelas dan jujur, aku nggak pernah memiliki, menggunakan, atau melakukan aktivitas apa pun terkait dengan tabung pink,” bebernya. 

“Video itu diambil dari sekitar dua bulan lalu tanpa konteks yang utuh, kemudian disalahartikan,” sambung Eca.

Kejadian ini, kata Eca, menjadi pelajaran berharga baginya sebagai figur publik. Ia menyadari pentingnya bersikap lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam membagikan konten di media sosial, mengingat dampak luas yang bisa ditimbulkan dari sebuah unggahan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga banget buat aku untuk ke depannya lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dengan apa pun yang aku bagikan,” tutup Eca.

Di sisi lain, isu mengenai tabung pink berisi gas nitrus oksida memang tengah menjadi perhatian publik setelah kasus meninggalnya Lula Lahfah. Tabung tersebut ditemukan di kediaman Lula saat ia meninggal dunia, bahkan diketahui terdapat DNA Lula pada tabung tersebut.

Gas nitrus oksida sendiri sejatinya merupakan zat yang umum digunakan sebagai campuran dalam pembuatan whip cream. Namun, dalam praktiknya, gas ini kerap disalahgunakan sebagai “gas tertawa” karena dapat menimbulkan efek relaksasi dan euforia sesaat. 

Penyalahgunaan inilah yang kemudian memicu kekhawatiran masyarakat dan membuat isu tabung pink menjadi sensitif serta mudah memancing spekulasi. (ce2)