RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menu makan bergizi gratis (MBG) m di SMPN 8 Tambun Selatan, ditemukan adanya belatung pada sosis, Jumat (6/2).
Peristiwa ini terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, terlihat belatung pada sosis yang disajikan dalam ompreng nasi goreng MBG.
Kepala SMPN 8 Tambun Selatan, Yayah Dzarotun Naqiah, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yayah, makanan yang terdapat belatung hanya ditemukan pada satu ompreng.
“Terkait dengan kasus MBG yang viral, perlu saya klarifikasi bahwa makanan yang kurang bagus itu hanya ditemukan dalam satu rantang. Itu setelah kami melakukan sarapan bersama di lapangan,” ucap Yayah kepada awak media, Sabtu (7/2).
Yayah menjelaskan, sekolahnya menerima MBG untuk ratusan siswa. Temuan belatung itu diduga lolos dari pengawasan. Setelah belatung ditemukan, pihak sekolah langsung memeriksa ompreng lain untuk memastikan tidak ada temuan serupa.
“Selain makanan itu tidak ditemukan lagi,” tambahnya.
Dikatakan Yayah, setelah mendapat laporan guru mengenai temuan belatung, pihak sekolah langsung menghubungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Setiamekar untuk segera mengganti menu.
“Dan kami langsung mengambil tindakan persuasif. Makanan itu kami pisahkan. Jangan sampai dikeluarkan lagi waktu siang, karsna kan kita makan dua kali, pagi dan siang,” terang Yayah.
Yayah menambahkan, biasanya MBG yang disajikan setiap hari ia cicipi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa. Namun pada Jumat (6/2), salahsatu ompreng yang terdapat belatung itu lolos dari pengawasannya.
“Kebetulan saya sendiri setiap hari yang saya cicipi. Kalau itu aman bisa dibagikan ke siswa, kalau ada sesuatu, misalnya ada makanan yang kurang bagus kita setop tidak kita bagikan ke siswa,” tutur Yayah.
Atas peristiwa tersebut, Yayah memastikan, tidak ada siswa yang mengeluhkan sakit setelah menyantap MBG pada hari itu. Kejadian ini, menurut Yayah, merupakan yang pertama kali terjadi di SMPN 8 Tambun Selatan.
“Alhamdulillah dari peristiwa kemarin tidak ada kejadian apa-apa, karena kita belum makan bersama,” pungkasnya. (ris)











