RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Mohan Hazian, pemilik brand lokal Thanksinsomnia, akhirnya menyampaikan pernyataan tertulis terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya dan melibatkan sejumlah talent perempuan.
Klarifikasi ini muncul setelah seorang model muda mengungkap pengakuan pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria berinisial M, yang ciri-cirinya mengarah pada Mohan Hazian.
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikannya ke publik, Mohan membuka klarifikasi dengan permintaan maaf. Ia mengaku menyesal karena situasi yang terjadi saat ini telah menimbulkan kekecewaan serta luka bagi banyak pihak.
Mohan juga mengakui bahwa perbuatannya merupakan sebuah kekhilafan yang berdampak besar, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga terhadap keluarga kecilnya, termasuk istri dan anaknya.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain,” tulis Mohan dalam pernyataan tersebut.
Ia menegaskan bahwa kesalahan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadinya dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apa pun, bagaimanapun,” sambungnya.
Lebih lanjut, Mohan meminta agar publik tidak melibatkan orang-orang di sekelilingnya dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang kini tengah menjadi sorotan. Ia menekankan bahwa apa pun yang terjadi merupakan tanggung jawab pribadinya dan tidak ada kaitannya dengan pihak lain.
Dalam pernyataan tersebut, Mohan juga menjelaskan alasan pembatalan konferensi pers yang sebelumnya direncanakan. Ia memilih menyampaikan klarifikasi melalui pernyataan tertulis karena ingin berbicara secara langsung dan personal kepada publik tanpa tekanan suasana.
Baca Juga: Bella Bonita Juara Biliar, Hasil Dilatih 24 Jam Nonstop Denny Caknan!
“Dengan harapan dapat berbicara secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak,” pungkas Mohan.
Namun, pernyataan tertulis tersebut menuai beragam reaksi. Salah satu tanggapan datang dari dokter Tirta Mandira Hudhi, atau yang akrab disapa Cipeng. Melalui akun X pribadinya, dokter Tirta menyentil sikap bungkam lingkaran terdekat atau inner circle Mohan Hazian, yang menurutnya cenderung bersikap netral dan terkesan melindungi.
“Gimana kalau gue bilang, bahwa inner circle Mohan adalah kartu AS Mohan? Makanya gue marah-marah. Ya makanya gue minta inner circlenya speak up. Tapi kan mereka tutup mulut,” tulis Tirta.
Ia juga menyebut bahwa orang-orang di sekitar Mohan diduga mengetahui persoalan tersebut.
“Lo cek aja video Mohan yang ke Thailand. Tandain orang-orangnya. Nah itu tau semua. Boong kalau mereka nggak tau. Gue soalnya udah japri circlenya. Telepon bahkan minta penjelasan sambil ngomel-ngomel. Mereka lempar-lempar,” sambungnya.
Tak hanya itu, dokter Tirta turut menyindir keputusan Mohan yang membatalkan konferensi pers secara langsung dan menggantinya dengan pernyataan tertulis. Menurutnya, sikap sebagian pelaku industri brand lokal yang memilih diam juga patut disorot.
“Batal konferensi pers live dan ganti pernyataan tertulis. Dari beberapa circle brand lokal, hanya beberapa yang terang-terangan speak up. Sisanya diam alias netral. Dari pernyataan tertulis yang dia buat, jujur beberapa pernyataannya terkesan kontradiktif satu sama lain,” sindir Tirta.
Ia juga menyoroti penggunaan istilah “khilaf” dalam klarifikasi Mohan yang dinilainya perlu diperjelas agar tidak menimbulkan tafsir berbeda di tengah publik.
Baca Juga: Kasus Anak Memanas! Virgoun Klarifikasi ke Komnas PA, Inara Rusli Beri Ultimatum 5 Hari
“Pernyataan khilaf ini yang harus diperjelas. Berarti ‘mengaku ada dan khilaf’ atau gimana,” pungkasnya.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian hingga kini masih menjadi perhatian publik dan memicu diskusi luas, terutama terkait transparansi, tanggung jawab, serta keberpihakan terhadap korban. (ce2)











