RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ryo Matsumura akhirnya mengucapkan salam perpisahan kepada Persija Jakarta dan The Jakmania, yang menandai berakhirnya kebersamaannya dengan klub ibu kota tersebut.
Ucapan perpisahannya disampaikan langsung gelandang asal Jepang itu melalui akun Instagram pribadinya, @ryomatsumura.official, Selasa (10/2/2026) malam.
Unggahan tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan Ryo bersama Macan Kemayoran setelah hampir tiga musim mengenakan seragam Persija.
Dalam pesan tertulisnya, Ryo menyampaikan apresiasi mendalam kepada manajemen klub dan Jakmania. Ia merasa bangga karena dipercaya menjadi pemain Jepang pertama yang tercatat dalam sejarah Persija.
“Untuk Persija dan Jakmania yang saya cintai. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub besar ini,” tulis Ryo dalam unggahannya.
Ryo juga menyinggung masa-masa berat yang sempat dialami tim pada musim lalu. Ia mengakui bahwa pernah tidak digaji selama berbulan-bulan lantaran kondisi finansial klub saat itu sedang tidak baik-baik saja.
“Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial. Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup,” jelasnya.
Bagi Ryo, fase sulit itu justru menempa solidaritas di dalam skuad. Eks pemain Persis Solo tersebut diketahui mulai bergabung dengan Persija pada 2023.
Selama membela Macan Kemayoran, Ryo mencatatkan 68 penampilan dengan torehan 17 gol di berbagai ajang kompetisi. Perannya terbilang stabil, terutama berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi, baik sebagai winger maupun gelandang serang.
Memasuki paruh musim BRI Super League tahun ini, Persija memutuskan meminjamkan Ryo ke Bhayangkara Presisi Lampung.
Bersama klub barunya, ia akan menggunakan nomor punggung 18 dan diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata lewat pengalaman yang telah ditempanya di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Kepergian Ryo sekaligus menutup satu episode penting dalam perjalanan Persija bersama pemain asing asal Jepang tersebut. (cr1)











