RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, memimpin langsung Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Ruang Rapat KH Ma’mum Nawawi, Cikarang Pusat, Jumat (13/2).
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat integrasi program lintas perangkat daerah dalam mendukung transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam arahannya, Nia Yuniawati Asep menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran vital sebagai ujung tombak pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan. Oleh karena itu, transformasi Posyandu 6 SPM harus didukung melalui langkah konkret dan terintegrasi oleh seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu.

“Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk menyinkronkan program kerja perangkat daerah yang berkaitan dengan transformasi Posyandu 6 SPM. Keberhasilan Posyandu adalah tolok ukur keberhasilan urusan wajib pelayanan dasar di daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan Posyandu tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor: 100.3.3.2/Kep 365-DPMD/2025 tentang Pembentukan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi Masa Bhakti 2025–2030.
Rapat koordinasi ini difokuskan pada perumusan arah kebijakan dan strategi penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu bersama para pemangku kepentingan. Selain itu, forum ini juga menegaskan pentingnya fungsi pembinaan, fasilitasi, advokasi, pemantauan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Nia Yuniawati Asep menegaskan bahwa seluruh peran tersebut harus dikonsolidasikan dalam satu kerangka kerja bersama agar transformasi Posyandu benar-benar menyentuh seluruh dimensi pelayanan dasar.
“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk memastikan adanya keselarasan program dan penganggaran yang mendukung Posyandu 6 SPM. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri. Kita harus satu visi dan satu langkah,” ujarnya lugas.
Ia berharap rapat koordinasi ini menghasilkan rencana aksi bersama yang konkret, terukur, dan dapat segera diimplementasikan di lapangan.
“Pertemuan ini harus melahirkan komitmen nyata. Posyandu adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Jika Posyandu kuat, maka pelayanan dasar kita juga kuat,” pungkasnya.
Dengan komitmen kolaboratif lintas sektor, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi optimistis transformasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan efektif, memperkuat kualitas pelayanan dasar, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan.
Rakor tersebut dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau yang mewakili, Camat Kedungwaringin selaku Koordinator Camat Kabupaten Bekasi, serta para Ketua Pokja Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi.(and/*)











